Tragedi Berdarah di Wonokusumo Jaya, Hendak ke Pasar, Pengendara Stylo Tewas Dibacok
Kawasan Wonokusumo Jaya yang menjadi lokasi pembacokan--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Keheningan subuh di kawasan Jalan Wonokusumo Jaya, Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir, mendadak pecah pada Minggu 18 Januari 2026 dini hari. Seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas bersimbah darah di depan Warkop Coffee Black setelah menjadi korban pembacokan brutal oleh sekelompok orang tak dikenal.
Peristiwa nahas itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yang mengenakan peci putih dan sarung saat itu tengah melintas dari arah selatan menuju utara. Ia mengendarai sepeda motor Honda Stylo berwarna abu-abu dengan nomor polisi L 5506 DAM. Diduga, pria tersebut sedang dalam perjalanan menuju pasar.
BACA JUGA:Dua Pemuda Ngembal Dibacok Sadis di Jalan Raya Pasuruan, Pelaku Sembunyi di Kebun Tebu

Mini Kidi--
"Situasi saat itu masih sepi. Tiba-tiba saja korban dihadang dan dibacok," ujar Ali, salah satu warga setempat yang menjadi saksi mata di lokasi kejadian.
Ali menuturkan, pelaku diperkirakan berjumlah lima orang. Mereka beraksi dengan cepat dan langsung melarikan diri menggunakan kendaraan sesaat setelah melukai korban.
BACA JUGA:Dua Mahasiswa Unitomo Dibacok di Kota Lama Surabaya, Polisi Buru 4 Pelaku
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bacok yang cukup parah di bagian perut dan pergelangan kaki. Momen memilukan terjadi pasca pembacokan. Meski terluka parah dan bersimbah darah, korban sempat berusaha bangkit.
Ia mencoba mendirikan sepeda motornya yang terjatuh, namun tenaganya tak cukup kuat. Motor itu kembali ambruk ke jalan paving tersebut. Dalam kondisi kritis, korban berusaha berjalan kaki sejauh 200 meter dari titik pembacokan menuju arah Warkop Coffee Black untuk meminta pertolongan.
"Korban sempat teriak-teriak minta tolong. Tapi warga yang mendengar sempat takut untuk keluar," tambah Ahmad, warga lain yang baru saja selesai menunaikan salat Subuh saat kejadian itu mulai ramai.
BACA JUGA:Lansia Pasuruan Dibacok Pria Misterius ketika Tidur di Teras Rumah
Langkah kaki korban akhirnya terhenti tepat di depan warung kopi tersebut. Ia ambruk dengan posisi terlentang dan mengembuskan napas terakhirnya di sana.
Tak lama berselang, petugas gabungan dari Satreskrim, Tim Inafis, BPBD Kota Surabaya, Satpol PP, hingga Polsek Semampir tiba di lokasi. Kejadian ini lantas menjadi tontonan warga sekitar yang penasaran. Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas tidak menemukan satu pun kartu identitas di pakaian korban. Jenazah korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk keperluan visum. (alf)
Sumber:
