Serang Pengunjung Angkringan di Kedungdoro, 18 Pesilat Dibekuk Polrestabes Surabaya
Beberapa pesilat diamankan Satsamapta Polrestabes Surabaya usai pengeroyokan pengunjung angkringan.-Wendy Setiawan-
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Sebanyak 18 pesilat diamankan anggota Satsamapta Polrestabes Surabaya. Mereka mengeroyok dua pengunjung angkringan di daerah Jalan Kedungdoro, Surabaya, pada Kamis 15 Januari 2026 malam.
BACA JUGA:Diduga Hendak Balap Liar di Jalan Diponegoro, 3 Pemuda Diciduk Tim Jogoboyo
Kasatsamapta Polrestabes Surabaya AKBP Erika Purwana Putra mengatakan, belasan pesilat itu diamankan Tim Jogoboyo 3. Saat itu, anggota yang patroli di daerah Blauran mendapat laporan masyarakat lewat Command Center 110.

Mini Kidi--
"Menindaklanjuti taruna dari Command Center 110 terkait adanya perkelahian antar perguruan silat di Jalan Kedungdoro, kami langsung mendatangi TKP (tempat kejadian perkara)," katanya, Jumat 16 Januari 2026.
BACA JUGA:Gagal Tawuran di Perbatasan Sidoarjo-Surabaya, 9 Remaja Berkaus Perguruan Silat Diciduk
Polisi datang tepat waktu. Pengeroyokan sedang berlangsung. Belasan pemuda secara beringas mengeroyok dua orang itu langsung disergap Tim Jogoboyo 3 yang dipimpin Aipda Yugo Abdi Sastro.
BACA JUGA:Patroli Tim Jogoboyo Gagalkan Peredaran Sabu di Jalan Tembaan Surabaya
"Saat tiba di lokasi, Tim Jogoboyo 3 lanjut membantu mengamankan beberapa pemuda yang diduga dari kelompok perguruan silat sebanyak 18 orang, 10 unit motor, batu, dan kayu yang diduga sebagai alat untuk perkelahian," lanjutnya.
Belasan pemuda itu langsung diangkut ke atas truk dan digelandang ke Mapolrestabes Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan.
BACA JUGA:Pelaku Pengeroyokan di Jemursari Ditahan, Diduga Lebih dari Empat Orang Terlibat
Sementara menurut keterangan Ari (19), penjaga angkringan kepada polisi, saat itu korban nongkrong dan langsung dikeroyok.
BACA JUGA:Empat Warga Dibegal Puluhan Pesilat di Surabaya, 2 Motor Raib dan 1 Dibacok
"Tiba-tiba saksi beserta temannya diserang oleh rombongan pemuda yang tidak dikenal, yang diduga dari perguruan silat dengan melempar batu dan kayu," pungkasnya.
Sumber:
