Luapan Air di Jalur Pantura, Sejumlah Kereta Api Tujuan Surabaya Alami Keterlambatan
Sejumlah penumpang menunggu keberangkatan Kereta Api di ruang tunggu Stasiun Gubeng. --
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Sejumlah perjalanan kereta api tujuan SURABAYA dan Malang alami keterlambatan akibat gangguan jalur rel di wilayah Pantura dampak dari luapan air. Gangguan perjalanan terjadi di KM 20+7/8 Jalur Hulu, tepatnya di antara Stasiun Kalibodri–Kaliwungu.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas kondisi tersebut. Luapan air di lokasi tersebut hambat kelancaran operasional kereta api dan berdampak waktu kedatangan dan keberangkatan kereta di wilayah Daop 8 Surabaya.
BACA JUGA:Libur Panjang Isra Mikraj, KAI Daop 8 Surabaya Siapkan Kereta Tambahan

Mini Kidi--
Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan keterlambatan tidak dapat dihindari demi menjaga keselamatan perjalanan.
"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan kereta api atas ketidaknyamanan yang terjadi. Luapan air di jalur tersebut berdampak pada keterlambatan kedatangan sejumlah kereta di wilayah Daop 8 Surabaya," ujar Mahendro, pada Jumat, 16 Januari 2026.
BACA JUGA:Sepanjang 2025, Penumpang KAI Daop 8 Surabaya Tembus Lebih dari 6 Juta
Hingga pukul 10.00 WIB, beberapa kereta api yang tercatat mengalami keterlambatan kedatangan di Stasiun Surabaya Pasarturi dan Stasiun Malang antara lain KA Sembrani, KA Argo Bromo Anggrek, KA Gumarang, KA Harina, KA Argo Anjasmoro, KA Pandalungan, KA Majapahit, dan KA Jayabaya.
Yang mana, kereta api jarak jauh itu dari Jakarta dan Bandung menuju Surabaya dan Malang.
Tak hanya kedatangan, keterlambatan juga berdampak pada jadwal keberangkatan. Salah satu kereta yang mengalami keterlambatan berangkat dari wilayah Daop 8 Surabaya adalah KA Ambarawa Ekspress dengan relasi Surabaya Pasarturi–Semarang Poncol.
BACA JUGA:Mobilitas Awal Tahun Meningkat, KAI Daop 8 Surabaya Tambah Tiga Perjalanan Kereta Api
Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI Daop 8 Surabaya telah memberikan service recovery sesuai ketentuan yang berlaku.
"Jika keterlambatan lebih dari 1 jam, kompensasi penumpang berupa minuman ringan. Kalau lebih dari 3 jam, maka penumpang akan diberikan kompensasi berupa makanan ringan dan minuman. Dan yang terakhir, alami keterlambatan lebih dari 5 jam, maka penumpang akan diberikan kompensasi berupa makanan berat dan minuman," pungkasnya. (Ain)
Sumber:




