HPN 2026

TPS Tambah Ruang Terbuka Hijau, Perkuat Ekosistem Pelabuhan Berkelanjutan

TPS Tambah Ruang Terbuka Hijau, Perkuat Ekosistem Pelabuhan Berkelanjutan

Tanaman mangrove tumbuh subur di kawasan menuju dermaga Terminal Petikemas Surabaya. --

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus menegaskan komitmennya terhadap pengelolaan pelabuhan yang berwawasan lingkungan. 

Melalui pengembangan Taman Adaptif dan Taman Kolaboratif, TPS memperluas ruang terbuka hijau (RTH) sebagai bagian dari upaya menyeimbangkan kinerja operasional terminal dengan pelestarian ekosistem.

BACA JUGA:Ekspor–Impor Menguat, Kinerja TPS Tanjung Perak Tahun 2025 Stabil di Tengah Dinamika Global


Mini Kidi--

Sebagai salah satu terminal petikemas tersibuk di Indonesia, TPS memandang keberlanjutan sebagai fondasi utama operasional bisnis. Pertumbuhan layanan logistik dijalankan seiring dengan tanggung jawab menjaga kualitas lingkungan agar manfaat ekonomi dapat berkelanjutan dalam jangka panjang.

Dengan hadirnya dua kawasan hijau baru tersebut, total luasan RTH di lingkungan TPS meningkat dari 27.988 meter persegi menjadi 30.897 meter persegi, atau setara 3,09 hektare, mendekati luas empat lapangan sepak bola standar. 

BACA JUGA:TPS Siagakan Layanan Logistik Surabaya Hadapi Puncak Aktivitas Nataru 2025-2026

Penambahan hampir 3.000 meter persegi ruang hijau ini memperkuat peran kawasan pelabuhan sebagai penyangga lingkungan di tengah padatnya aktivitas industri dan transportasi.

Ruang terbuka hijau tersebut berfungsi sebagai penyerap emisi dan polutan udara, penurun suhu mikro, serta area resapan air. Keberadaannya turut menjaga keseimbangan ekosistem kawasan terminal sekaligus mendukung kualitas lingkungan kerja.

Saat ini, TPS mengelola sekitar 3.500 pohon yang tersebar di area terminal dan sekitarnya. Vegetasi tersebut diperkirakan mampu menghasilkan lebih dari 400 ton oksigen per tahun, setara dengan kebutuhan oksigen ribuan orang, serta menyerap sekitar 77 ton karbon dioksida (CO₂) setiap tahunnya. 

BACA JUGA:TPS Dukung Pertumbuhan Ekspor Jawa Timur dengan Penguatan Layanan dan Modernisasi Alat

Kontribusi ini membantu menekan jejak emisi dari aktivitas bongkar muat dan pergerakan kendaraan di kawasan pelabuhan.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika A. Palupi, menegaskan bahwa penguatan ruang terbuka hijau merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.

“Bagi kami, keberlanjutan bukan hanya soal menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan layanan kepelabuhanan dapat terus berjalan secara andal. Penguatan ruang terbuka hijau menjadi salah satu ikhtiar TPS untuk menyeimbangkan produktivitas pelabuhan dengan kesehatan ekosistem di sekitarnya,” ujarnya, Jumat 16 Januari 2026.

Sumber:

Berita Terkait