Tiga Tahun Jalan Desa di Ponorogo Ambles Belum Diperbaiki Pemerintah

Tiga Tahun Jalan Desa di Ponorogo Ambles Belum Diperbaiki Pemerintah

Kondisi jembatan darurat dari bambu di Desa Wagir Lor akibat jalan ambles. -Joko Nugroho-

PONOROGO, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Warga Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, membangun jembatan darurat dari bambu sebagai akses penghubung ke Desa Wates, Kecamatan Jenangan, akibat jalan poros ambles sejak longsor 2023 tanpa perbaikan pemerintah, Rabu 14 Januari 2026.

 BACA JUGA:Pemkab Ponorogo Target Kantongi Rp 370 Juta dari Lelang Kendaraan Operasional

Kondisi tersebut memaksa warga bergotong royong membuat jembatan darurat agar aktivitas masyarakat, terutama pelajar, tetap berjalan meski dengan risiko keselamatan.


Mini Kidi-- 

“Ini inisiatif dari warga semua, kami membuat jembatan darurat untuk roda dua karena sejak awal longsor belum ada perbaikan,” kata Gunarto, warga setempat.

 BACA JUGA: Pemkab Ponorogo Usulkan UMK Buruh Tahun 2026 Sebesar Rp 2,5 Juta

Menurut Gunarto, bagian jalan yang tersisa hanya sekitar 20 sentimeter dengan panjang ambles sekitar 19 meter dan kedalaman longsor diperkirakan mencapai 20 meter.

 BACA JUGA:Pemkab Ponorogo Siap Open Bidding Jabatan Direktur RSUD dr Harjono

“Longsor kanan kiri tinggal 20 sentimeter di tengah, awalnya hanya bisa dilewati jalan kaki. Kalau putus total, warga harus memutar sekitar 20 kilometer menuju kota,” jelasnya.

 Akibat kondisi tersebut, sejumlah pelajar terpaksa digendong saat melintasi jalur berbahaya demi bisa berangkat ke sekolah.

 

 BACA JUGA:Pemkab Ponorogo Minta 131 Desa Segera Susun APBDes Perubahan Usai DD Tahap II Gagal Cair

“Kalau tidak digendong, anak-anak takut tidak bisa lewat,” tuturnya.

 Meski jembatan darurat kini dapat dilalui satu unit sepeda motor, warga masih merasa was-was saat melintas.

 

 BACA JUGA:Pemkab Ponorogo Minta Investor Tak Ragu Investasi di Monumen Reog

“Saya tidak berani lewat, jembatannya seperti ini lebih aman jalan kaki. Takut putus, apalagi anak-anak harus sekolah,” ujar Sirmini, warga lainnya.

 Ia berharap pemerintah daerah segera peka dan mengambil langkah perbaikan agar tidak menimbulkan dampak yang lebih buruk bagi warga.

 

 BACA JUGA:Pemkab Ponorogo Bagikan Alkes ke Puluhan Ponpes Dukung Program Pesantren Sehat

“Semoga cepat diperbaiki. Kasihan anak-anak sekolah dan warga yang mencari rezeki,” harapnya. (jkn/rik)

Sumber: