Martinelli Mengamuk! Arsenal Bangkit dan Gilas Portsmouth 4-1 di Piala FA

Martinelli Mengamuk! Arsenal Bangkit dan Gilas Portsmouth 4-1 di Piala FA

Gabriel Martinelli tampil sebagai bintang utama saat Arsenal menyingkirkan Portsmouth dengan skor telak 4-1.-IG:arsenal.-

MEMORANDUM.DISWAY.ID-Gabriel Martinelli tampil sebagai bintang utama saat Arsenal menyingkirkan Portsmouth dengan skor telak 4-1 pada putaran ketiga Piala FA.

Penyerang asal Brasil itu mencetak hat-trick dan membawa The Gunners bangkit dari tekanan awal di Fratton Park yang diguyur hujan.

Arsenal, pemuncak klasemen Liga Inggris asuhan Mikel Arteta, sempat dikejutkan gol cepat tuan rumah.

Laga baru berjalan kurang dari tiga menit ketika kapten Portsmouth, Colby Bishop, memanfaatkan bola muntah hasil tepisan Kepa Arrizabalaga untuk membawa Pompey unggul lebih dulu.

Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Arsenal menyamakan kedudukan lewat gol bunuh diri Andre Dozzell setelah situasi kemelut hasil sepak pojok.

Tekanan berlanjut hingga Martinelli membawa tim tamu berbalik unggul melalui sundulan memanfaatkan umpan bola mati.

Sebelum turun minum, Arsenal memiliki peluang emas untuk menjauh. Noni Madueke dijatuhkan di kotak penalti, tetapi eksekusi penaltinya melenceng setelah ancang-ancang yang kurang meyakinkan.

Arsenal pun gagal memaksimalkan sejumlah peluang, termasuk saat Martinelli menyia-nyiakan kesempatan di depan gawang yang sudah terbuka.

BACA JUGA:Tips Menjaga Imunitas di Tengah Cuaca Ekstrem


Mini Kidi--

Memasuki babak kedua, dominasi Arsenal semakin terlihat. Martinelli kembali mencatatkan namanya di papan skor, lalu menyempurnakan hat-trick pada menit ke-72.

Gol ketiganya menjadi penegasan kebangkitan Arsenal sekaligus mematikan perlawanan Portsmouth.

Arteta melakukan rotasi besar dengan sepuluh perubahan dalam susunan pemain, sementara Portsmouth yang tengah terpuruk di Championship hanya mampu memberi perlawanan di awal laga.

Kemenangan ini memastikan Arsenal, pemegang rekor 14 gelar Piala FA, melangkah ke putaran keempat dan membuka rangkaian empat laga tandang beruntun di empat kompetisi berbeda.

Sumber: