Manchester City Pesta Gol 10-1 atas Exeter di Piala FA
Tijjani Reijnders menyumbang satu gol dalam kemenangan 10-1.-IG:mancity.-
MEMORANDUM.DISWAY.ID-Manchester City meluapkan dominasi mereka di putaran ketiga Piala FA dengan membantai Exeter City 10-1 di Stadion Etihad, Sabtu. '
Antoine Semenyo langsung mencuri perhatian dengan mencetak gol pada laga debutnya, sementara City mencetak dua digit gol dalam satu pertandingan untuk pertama kalinya setelah sekian lama.
Selain Semenyo, Rodri juga mencatatkan momen spesial dengan mencetak gol pertamanya dalam 20 bulan terakhir.
Rico Lewis turut menyumbang dua gol saat pasukan Pep Guardiola meski sang pelatih menjalani larangan mendampingi tim menghancurkan wakil League One tersebut.
Pesta gol City diawali oleh Max Alleyne, yang mencetak gol senior pertamanya. Dua gol berikutnya datang dari situasi gol bunuh diri, sebelum Tijjani Reijnders, Nico O’Reilly, dan pemain muda berusia 17 tahun, Ryan McAidoo, ikut mencatatkan nama di papan skor.
Exeter hanya mampu membalas melalui sebuah gol hiburan indah yang dicetak George Birch pada menit-menit akhir, satu-satunya sorotan bagi tim tamu di laga berat sebelah ini.
Kemenangan telak ini menjadi pelepas dahaga bagi City setelah sebelumnya tersendat di Liga Premier dengan tiga hasil imbang beruntun.
Dengan semifinal Piala Carabao menanti di tengah pekan, laga ini menjadi sore paling nyaman bagi The Citizens.
BACA JUGA:Chelsea Libas Charlton 5-1, Rosenior Awali Era Baru dengan Kemenangan Meyakinkan

Mini Kidi--
Hasil tersebut juga tercatat sebagai kemenangan terbesar City sejak menaklukkan Huddersfield dengan skor identik pada 1987. Sebelumnya, City juga pernah mencetak kemenangan besar 9-0 atas Burton Albion pada 2019.
Meski Guardiola tidak berada di pinggir lapangan, keseriusan City terlihat jelas dari susunan pemain. Enam perubahan memang dilakukan, namun kualitas tim tetap terjaga.
Semenyo langsung diturunkan sejak awal usai didatangkan dari Bournemouth dengan nilai transfer mencapai £62,5 juta, sementara Rodri dan Erling Haaland juga menjadi bagian dari starting XI.
Beberapa pemain muda mendapat kesempatan, termasuk McAidoo yang menjalani debut dan Alleyne yang kembali dipercaya setelah tampil di laga tengah pekan.
Exeter sempat memberi harapan sesaat ketika Liam Oakes hampir membuka keunggulan lewat sundulan dari sepak pojok di awal laga. Namun, peluang itu berhasil digagalkan James Trafford, sekaligus menjadi tanda berakhirnya mimpi kejutan tim tamu.
City membuka keunggulan pada menit ke-12 setelah Exeter gagal membuang bola di area pertahanan. Alleyne memanfaatkan kemelut tersebut untuk mencetak gol pembuka.
Keunggulan tuan rumah bertambah 12 menit kemudian. Rodri melepaskan tembakan keras dari jarak sekitar 25 meter setelah upaya Semenyo diblok, menghasilkan gol yang menandai kebangkitan sang gelandang usai cedera panjang.
Menjelang jeda, City menambah dua gol cepat yang tercatat sebagai gol bunuh diri.
Terdapat perdebatan mengenai sentuhan terakhir pada gol pertama, apakah berasal dari Jack Fitzwater, Jake Doyle-Hayes, atau bahkan Nathan Aké.
Situasi serupa terjadi pada gol bunuh diri kedua, di mana Fitzwater dan Doyle-Hayes sama-sama berada dekat dengan bola yang dibelokkan masuk ke gawang.
Pada akhirnya, Fitzwater yang tercatat sebagai pencetak gol bunuh diri, namun yang paling jelas adalah satu hal: pertandingan praktis sudah berakhir bahkan sebelum babak kedua dimulai.
Sumber:

