200 Pengayuh Becak Tulungagung Sumringah Dapat Becak Listrik Amanah Presiden Prabowo

200 Pengayuh Becak Tulungagung Sumringah Dapat Becak Listrik Amanah Presiden Prabowo

Bupati Gatut Sunu dan Nanik S Deyang bersama Forkopimda naik becak listrik keliling Tulungagung.--

TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Sebanyak 200 pengayuh becak lansia di Kabupaten Tulungagung menerima bantuan becak listrik amanah Presiden RI Prabowo Subianto di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Wongso, Sabtu 10 Januari 2026.

Raut bahagia terpancar dari wajah para pengayuh becak berusia di atas 60 tahun yang berkumpul untuk menerima bantuan becak listrik sekaligus paket sembako.


Mini Kidi--

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Umum Gerakan Solidaritas Nasional sekaligus Presiden Becak Listrik Nasional Nanik S Deyang bersama Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dan jajaran Forkopimda Tulungagung.

Usai menerima becak dan sembako, ratusan pengayuh becak menggelar konvoi keliling kota dengan penumpang becak Presiden Becak Listrik Nasional Nanik S Deyang, kemudian Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, disusul Forkopimda dan kepala OPD hingga camat.

BACA JUGA:Becak Listrik Presiden Prabowo Masuk Tulungagung, Ratusan Pengayuh Ikut Pelatihan di Pendopo

Nanik S Deyang mengungkapkan, program becak listrik berawal dari pertemuannya dengan Presiden Prabowo saat masih menjabat Menteri Pertahanan.

“Waktu itu saya bawa foto pembecak dari Tulungagung. Dari situ lahir ide becak listrik dari Pak Presiden Prabowo. Beliau melihat para pengayuh becak ini sudah puluhan tahun bekerja, bahkan masih harus sewa becak harian, sehingga muncul gagasan memberi mereka aset,” ujar Nanik.

Ia menjelaskan, ide tersebut direalisasikan melalui produksi becak listrik massal yang kini melibatkan PT Pindad.

BACA JUGA:Kapolres Tulungagung Berikan Bantuan Beras ke Ponpes Alquran Al Musthofa Kemiri Pulerejo

“Harga satu unit becak listrik ini Rp22 juta. Ini aset, bukan bantuan kecil. Presiden ingin para pengayuh becak, terutama yang sepuh-sepuh, dimanusiakan dan punya alat kerja yang lebih layak,” jelasnya.

Menurut Nanik, sejak 2024 hingga 2025 telah disalurkan sekitar 6 ribu becak listrik dan pada awal 2026 jumlahnya mencapai sekitar 11 ribu unit.

“Kalau ditotal ya sampai 82 ribu becak sampai tahun 2028 nanti. Itu dari dana Bapak Presiden Prabowo pribadi,” ungkapnya.

BACA JUGA:Bupati Gatut Sunu Serahkan Bantuan Program Jatim Puspa 2025 kepada Warga Boro Tulungagung

Selain di Tulungagung, penyaluran becak listrik juga direncanakan di Kabupaten Trenggalek dan kabupaten lain seperti Malang, Lumajang, hingga Surabaya.

“Tahun ini minimal 30 ribu becak listrik akan dibagikan. Tulungagung mendapat perhatian khusus karena dari sinilah sejarah program ini bermula,” katanya.

Ia menegaskan, bantuan becak listrik tersebut tidak boleh diperjualbelikan.

BACA JUGA:Ratusan Hektare Sawah di Tulungagung Diserang Wereng, Petani Dapat Bantuan Pestisida

“Ini amanah Presiden. Kalau sampai dijual, tentu ada konsekuensinya,” tegas Nanik.

Sementara itu, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas bantuan yang dinilai sangat bermanfaat bagi pengayuh becak lansia.

“Rata-rata usia pengayuh becak ini 60 sampai 69 tahun, bahkan ada yang di atas 80 tahun. Dengan becak listrik ini, kerja mereka jadi lebih ringan dan lebih bermartabat,” ujar Gatut Sunu.

Ia berharap bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk bekerja dan meningkatkan penghasilan keluarga.

BACA JUGA:Peduli Veteran, Bupati Gatut Sunu Janjikan Kursi Roda dan Bantuan Program Kebangsaan untuk Anak Muda

“Saya mohon jangan dijual-belikan. Ini amanah langsung dari Pak Presiden Prabowo untuk membantu ekonomi para pengayuh becak,” pesannya.

Gatut Sunu optimistis, kehadiran becak listrik akan berdampak nyata bagi kesejahteraan pengayuh becak di Tulungagung serta menjadi bukti perhatian negara terhadap pekerja sektor informal. (fir/fai)

Sumber: