Bupati Gatut Sunu Gaspol Kuatkan PKH, SDM Pendamping Jadi Kunci Tekan Kemiskinan
Bupati Gatut Sunu Wibowo bersama peserta Rakorkab.--
TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Keberhasilan Program Keluarga Harapan (PKH) tidak cukup hanya diukur dari besaran bantuan yang diterima masyarakat, namun juga kualitas sumber daya manusia (SDM) pendamping di lapangan justru menjadi penentu utama keberhasilan program pengentasan kemiskinan tersebut.
Penegasan itu disampaikan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo pada Kamis 8 Januari 2026, saat membuka Rapat Koordinasi Kabupaten (Rakorkab) dan Peningkatan Kapasitas SDM PKH Kabupaten Tulungagung.
BACA JUGA:Tanpa Mahar, Bupati Gatut Sunu Lantik Soeroto Jadi PJ Sekda Tulungagung

Mini Kidi--
Di hadapan jajaran Dinas Sosial, Tim SDM PKH Provinsi Jawa Timur, Koordinator PKH Kabupaten, para ketua tim kecamatan, hingga pendamping PKH, Bupati Gatut Sunu menyebut Rakorkab sebagai momentum penting untuk memperkuat sinergi dan menyamakan langkah dalam menjalankan PKH agar tepat sasaran.
“PKH ini program utama pemerintah untuk percepatan penanggulangan kemiskinan. Tidak boleh dijalankan biasa-biasa saja, tapi harus benar-benar berdampak nyata bagi keluarga penerima manfaat,” tegasnya.
BACA JUGA:Bupati Gatut Sunu Apresiasi Pelaksanaan Undian Berhadiah Pajak Daerah kepada Masyarakat Wajib Pajak
Menurutnya, PKH tidak hanya berfungsi meringankan beban ekonomi keluarga miskin, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi, terutama melalui peningkatan akses pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
Namun demikian, Bupati Gatut Sunu tak menampik masih adanya sejumlah tantangan di lapangan. Mulai dari persoalan akurasi data, efektivitas pendampingan, hingga kemandirian keluarga penerima manfaat yang belum optimal.
“Masalah data, pendampingan, dan kemandirian penerima manfaat ini masih menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Di sinilah peran SDM PKH sangat menentukan,” ungkapnya.
BACA JUGA:Bupati Gatut Sunu Luncurkan Gerdu Kalimasada untuk Permudah Layanan Adminduk Gratis di Tulungagung
Karena itu, ia berharap Rakorkab kali ini tidak sekadar menjadi forum seremonial, melainkan mampu menghasilkan rumusan dan rekomendasi yang aplikatif untuk menjawab berbagai persoalan tersebut. Gatut Sunu juga mengingatkan pentingnya menjalankan arahan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, yakni prinsip bekerja, bergerak, dan berdampak.
“Setiap program jangan hanya berhenti pada rutinitas administratif. Yang paling penting, harus ada perubahan nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Bupati Gatut Sunu menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berkomitmen penuh mendukung pelaksanaan PKH dan berbagai program penanggulangan kemiskinan lainnya. Ia optimistis, dengan kolaborasi lintas sektor dan SDM pendamping yang solid, angka kemiskinan di Tulungagung bisa ditekan secara signifikan.
Sumber:
