Area Jogging Track Stadion Gelora Joko Samudro Longsor, Jalur Terputus
Petugas BPBD Gresik meninjau area jogging track di sisi luar Stadion Gejos yang mengalami longsor. --
GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Area jogging track di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) Gresik mengalami longsor hingga membuat fasilitas tersebut harus ditutup sementara. Peristiwa itu disebabkan oleh tingginya curah hujan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Gresik, Sukardi menyampaikan, pihaknya menerima laporan tersebut pada siang, Sabtu 3 Januari 2026. Titik longsor disebut sepanjang 70 meter, tinggi 4 meter, dan lebar 15 meter.
BACA JUGA:Awal Tahun 2026, Warga Situbondo Dihantui Bencana Tanah Longsor

Mini Kidi--
“Disebabkan hujan deras yang mengguyur wilayah Gresik pada hari Jumat dan baru diketahui oleh petugas sekuriti stadion pada Sabtu pagi saat patroli di area stadion,” ujar Sukardi dikonfirmasi, Minggu 4 Januari 2026.
Meski begitu, pihaknya memastikan longsor tersebut berada di luar dan tidak berdampak langsung pada gedung stadion. Area yang dilakukan penutupan sementara pun hanya meliputi fasilitas joging track di luar stadion yang terputus akibat longsor.
Selain itu, beberapa lampu penerangan di area fasilitas joging tersebut juga turut terdampak longsoran.
BACA JUGA:Respon Cepat Polisi Ngawi Tangani Bahu Jalan yang Longsor di Kendal
“Petugas piket BPBD Gresik telah melakukan peninjauan lokasi, memasang garis pembatas (BPBD line), dan berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Gresik,” ungkapnya.
Dari hasil peninjauan tersebut, pihaknya pun memberikan rekomendasi agar jalur joging di area luar stadion diperkuat dengan tembok penahan tanah (TPT) dan penanaman pohon berakar tunjang. Agar mencegah hal serupa terulang di masa depan.
“Kondisi tanah longsor masih labil. Karena longsornya mendekati area stadion, kami merekomendasikan pemasangan dinding penahan tanah dan penanaman pohon dengan akar tunjang yang kuat untuk mencegah longsor susulan,” tuturnya.
BACA JUGA:Pemkot Malang Salurkan Bantuan Mahasiswa Sumatera Terdampak Banjir dan Longsor
Sementara itu, Kepala Disbudparpora Gresik Saifudin Ghozali menyebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk perbaikan fasilitas tersebut.
“Itu aset Pemkab Gresik dan penanganannya berada di wilayah Disbudparpora. Untuk perbaikan kami masih berkoordinasi dengan dinas terkait,” ucapnya. (rez)
Sumber:

