Mengharap Ridho Allah, GSB Jember Tiada Henti Ajak Umat Salat Berjemaah dan Berbuat Sosial
Para anggota GSB Salat Subuh Berjamaah Kala menikmati hidangan bersama --
JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Gerakan Salat Berjemaah (GSB) Koordinator Wilayah (Korwil) Saur Sepuh Jember terus menunjukkan eksistensinya dalam memperkuat syiar Islam dan kepedulian sosial di Kabupaten Jember. Selama 11 tahun berdiri sejak Desember 2015, GSB secara konsisten bergerak berpindah dari satu masjid ke masjid lain untuk mengadakan Salat Subuh Berjemaah dan Majelis Ilmu.
Wakil Ketua GSB Kabupaten Jember, Sumaryono, menyampaikan bahwa kegiatan ini berjalan secara kontinyu sesuai jadwal dan kalender AD/ART. Dasar utama berdirinya GSB adalah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta mempererat persatuan umat Islam.
“Tujuan utama kami adalah Mengharap Ridho dari Allah SWT. Kami mengajak umat Islam di sekitar masjid atau musala untuk memakmurkan dan mencintai tempat ibadah dengan cara melaksanakan salat berjemaah lima waktu, khususnya waktu Subuh.” tegasnya
Pada pagi ini, kegiatan Sholat Subuh Berjamaah dan Majelis Ilmu Gerakan Sholat Berjamaah (GSB) Korwil Saur Sepuh bersama KH Abdul Aziz Lc dilaksanakan secara khidmat di Mushola Muta'Alimin di Lingkungan Kebondalem, Jalan dr. Soetomo, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Jember. Rabu 31 Desember 2025.
Selain beribadah, GSB juga menjadi sarana tholabul ilmi (mencari ilmu) dengan rutin mendengarkan taklim atau ceramah dari para kiai yang selalu mendampingi setiap kegiatan. Kapten (Purn.) TNI AD Sumaryono menjelaskan, GSB berperan sebagai perekat persatuan dan kesatuan umat Islam (Ukhuwah Islamiyah) di Jember, sekaligus menjadi ujung tombak komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat.
Mengingat falsafah Jenderal Besar Sudirman, GSB meyakini bahwa persatuan dicapai melalui silaturahmi yang intensif dari satu tempat ke tempat lain.
Di bidang sosial, GSB Peduli Lingkungan juga aktif menyelenggarakan kegiatan kemanusiaan. Program rutin mereka adalah santunan bagi anak yatim/piatu dan kaum duafa di sekitar masjid/musala yang dilaksanakan setiap sebulan sekali di minggu terakhir.
Berbagai kegiatan sosial lainnya mencakup khitanan gratis dengan sistem mendatangi yang dikhitan, pengajuan sertifikat tanah wakaf untuk musala dan masjid yang belum bersertifikat, serta bantuan pembangunan musala/masjid, baik secara moril maupun fisik, terutama pada lokasi yang pernah disinggahi GSB.
Menurut Sumaryono, Anggota GSB tersebar di seluruh Kabupaten Jember, bahkan hingga luar kota seperti Bondowoso dan Pasuruan. Jumlah anggota aktif saat ini mencapai kurang lebih 1.000 orang, baik laki-laki maupun perempuan, dengan peserta kegiatan harian sekitar 150 hingga 200 orang. Organisasi ini solid tanpa berafiliasi dengan politik atau mengkritik pemerintah.
Untuk diketahui Jajaran Kepengurusan GSB Kabupaten Jember: Ketua: Amrul WibisonoWakil Ketua: Sumaryono, Sekjen: Jefrizal,Bendahara: H. Subkhan
Pembina: Ustaz H. Irwan, Ustaz H. Wahyu, dan Ustaz Lutfi LC.. Penasihat (Para Kiai Jember): Kyai H. Ra Lutfi Ahmad, Kyai H. Rofii Baidowi, Kyai H. Lutfi Sobri LC, Kyai H. Abdul Azis LC, dan Kyai H. Nasibin LC. (edy)
Sumber:




