selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Jelang Boxing Day MU Kehilangan Bruno Fernandes di Lini Tengah, Amorim: Cederanya Tak Parah

Jelang Boxing Day MU Kehilangan Bruno Fernandes di Lini Tengah, Amorim: Cederanya Tak Parah

Bruno Fernandes diragukan tampil di Boxing Day.-IG:brunofernandes8.-

MEMORANDUM.DISWAY.ID-Manajer Manchester United, Ruben Amorim, menilai cedera yang dialami Bruno Fernandes tidak akan membuat sang kapten menepi terlalu lama.

Meski demikian, Amorim enggan mengungkapkan secara pasti berapa lama gelandang asal Portugal itu harus absen dari lapangan.

Bruno Fernandes mengalami cedera jaringan lunak saat Manchester United menelan kekalahan dari Aston Villa pada Minggu lalu.

Usai pertandingan, Amorim sempat mengungkapkan kekhawatirannya bahwa sang kapten bisa absen dalam kurun waktu tertentu.

Namun, menjelang laga Boxing Day kontra Newcastle United, pandangan Amorim mulai lebih lunak terkait kondisi Bruno, termasuk cedera betis yang juga dialami Kobbie Mainoo.

Amorim memastikan kedua pemain tersebut belum bisa diturunkan pada laga terdekat. Meski begitu, ia optimistis masa pemulihan tidak akan berlangsung lama.

BACA JUGA:Arne Slot Pesimis Liverpool Tembus Empat Besar di Akhir Musim

BACA JUGA:Zidane Saksikan Aksi Gemilang Putranya, Aljazair Gasak Sudan 3-0 di Piala Afrika


Mini Kidi--

Dilansir ESPN, Amorim menilai Mainoo berpeluang kembali merumput lebih cepat dibandingkan Bruno.

Saat ditanya soal estimasi waktu pemulihan Bruno Fernandes, Amorim memilih berhati-hati. Ia mengaku memiliki gambaran, tetapi ingin menunggu perkembangan lebih lanjut sebelum memastikan.

Absennya Bruno Fernandes membuat Amorim menuntut kontribusi lebih dari pemain lain. Menurutnya, peran Bruno memang tidak tergantikan sepenuhnya, tetapi kondisi ini harus dijadikan momentum bagi skuad untuk berkembang secara kolektif.

Amorim menilai selama ini tim kerap bergantung pada Bruno, baik dalam mengatur permainan, menciptakan peluang, hingga mengambil peran penting dalam situasi bola mati.

Kehilangan Bruno, ditambah absennya Bryan Mbeumo dan Amad dalam skema bola mati, dinilai sebagai pukulan besar bagi tim.

Meski demikian, Amorim menegaskan situasi ini membuka peluang bagi pemain lain untuk tampil sebagai pemimpin di lapangan.

Ia berharap muncul figur-figur baru yang mampu mengambil tanggung jawab lebih besar demi keseimbangan tim.

Selain kualitas teknis, Bruno Fernandes selama ini menjadi pusat kepemimpinan Manchester United.

Amorim menyebut, absennya sang kapten berarti tim kehilangan sosok yang memahami detail setiap posisi dan selalu mengarahkan rekan setim, terutama saat terjadi perubahan taktik atau situasi bola mati.

Namun, Amorim melihat kondisi ini sebagai kesempatan emas bagi pemain lain seperti Lisandro Martínez dan Luke Shaw untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan.

Ia menekankan pentingnya memiliki banyak pemimpin dalam satu tim, mengingat situasi seperti cedera bisa menimpa siapa saja.

Pelatih asal Portugal itu juga membuka peluang untuk mencoba opsi permainan berbeda dan memberi ruang bagi pemain muda.

Ia menyoroti penampilan Jack Fletcher yang dinilai tampil solid saat masuk sebagai pemain pengganti melawan Aston Villa, sehingga layak mendapat kesempatan lebih besar ke depannya.

Sumber: