selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Kemenkeu Mengajar 10 Malang: Tanamkan Literasi Keuangan, Rajut Masa Depan

Kemenkeu Mengajar 10 Malang: Tanamkan Literasi Keuangan, Rajut Masa Depan

Antusias peserta mengikuti kegiatan Kemenkeu Mengajar tahun 2025 di Kota Malang.-Ariful Huda-

MALANG, MEMORANDUM.CO.ID - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia kembali menyelenggarakan Kemenkeu Mengajar 10 di Kota Malang dengan mengusung tema “Mengenal Uang Kita, Menjaga Masa Depan”, Kamis 13 November 2025.

BACA JUGA:Optimalkan Penerimaan Negara, Kemenkeu Satu Jatim Lelang 69 Aset

Kegiatan tahunan ini merupakan inisiatif pegawai Kemenkeu yang diwujudkan dalam bentuk satu hari mengajar serentak bagi pelajar SD, SMP, dan SMA/sederajat di seluruh Indonesia.


Mini Kidi--

Konsep kegiatan menggunakan metode komunikasi interaktif, cerita inspiratif, serta edukasi literasi keuangan negara. Sejak pertama kali digelar pada 2016, program ini telah menjangkau lebih dari 100.000 siswa di seluruh provinsi dengan melibatkan lebih dari 10.000 relawan dari unsur pejabat dan pegawai Kemenkeu.

BACA JUGA:Ribuan Warga Meriahkan Puncak Bulan Inklusi Keuangan 2025 OJK Malang

Di tahun 2025 ini, Kemenkeu Mengajar di Kota Malang diselenggarakan di enam sekolah, yaitu MIN 1 Kota Malang, SDN Arjowinangun 2, SMP Muhammadiyah 2 Malang, SMPN 5 Malang, SMAN 9 Malang, dan SMPN 16 Malang, dengan total 2.644 siswa peserta.

“Melalui Kemenkeu Mengajar, semangat berbagi pengetahuan dan pengalaman terus digelorakan hingga ke berbagai penjuru negeri. Di Kota Malang, relawan yang terlibat sebanyak 237 pegawai Kemenkeu,” ujar Deva Alfianto, Koordinator Daerah Kemenkeu Mengajar 10 Kota Malang dalam keterangan tertulis yang diterima memorandum.co.id, Kamis 13 November 2025.

Deva menjelaskan bahwa relawan tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi pemberi semangat, teladan, dan sumber inspirasi bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam membangun bangsa.

“Kemenkeu Mengajar bertujuan menumbuhkan aspirasi dan optimisme pelajar hingga ke penjuru negeri,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, para siswa mendapat pengenalan tentang peran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta tugas dan fungsi Kementerian Keuangan sebagai pengelola keuangan negara.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran literasi keuangan, nilai-nilai kebangsaan, dan semangat cinta tanah air. Materi disajikan secara menarik melalui cerita, permainan edukatif, dan praktik sederhana agar mudah dipahami sesuai jenjang pendidikan.

Kemenkeu Mengajar bukan sekadar kegiatan belajar mengajar, tetapi juga wadah pengabdian bagi relawan. Dengan semangat “Dari Kami, Untuk Negeri,” gerakan ini menunjukkan bahwa langkah kecil yang dilakukan bersama dapat menghadirkan dampak besar bagi masa depan Indonesia.

Dari satu hari mengajar, diharapkan tumbuh ribuan harapan tentang masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa. (ril/ari)

Sumber: