HPN 2026

Serapan APBD Dinas Perkim Jombang Masih Rendah, Sejumlah Proyek Fisik Masih Berjalan

Serapan APBD Dinas Perkim Jombang Masih Rendah, Sejumlah Proyek Fisik Masih Berjalan

Dinas Perkim Jombang--

JOMBANG, MEMORANDUM.CO.ID - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten JOMBANG menjadi salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) dengan serapan APBD terendah tahun 2026, yakni baru 42,51 persen. Rendahnya realisasi anggaran tersebut disebabkan oleh masih banyaknya proyek fisik yang tengah berjalan dan adanya satu proyek strategis yang gagal dikerjakan tahun ini.

Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Permukiman Dinas Perkim Jombang, Ahmad Rofiq Ashari, membenarkan bahwa hingga awal November serapan anggaran masih di bawah 50 persen. Namun, ia memastikan sejumlah kegiatan fisik kini sedang dikebut agar bisa selesai sebelum akhir tahun.

BACA JUGA:Mutasi Pemkab Jombang, Bupati Lantik 66 Pejabat Manajerial dan Kepala Puskesmas


Mini Kidi--

“Memang serapan kami masih 42,51 persen karena beberapa proyek fisik masih berjalan. Sebagian besar pekerjaan baru dimulai di akhir tahun,” jelas Rofiq.

Beberapa proyek besar yang tengah dikerjakan antara lain rehabilitasi trotoar di tiga ruas jalan utama Kota Jombang, yakni Jalan KH Abdurrahman Wahid, Jalan RE Martadinata, dan Jalan Kusuma Bangsa. Ketiga proyek tersebut berkontribusi sekitar 2 persen terhadap serapan APBD.

BACA JUGA:Satpol PP Jombang Grebek Miras Ilegal, 23 Botol dan Penjual Diamankan

Selain itu, Dinas Perkim juga menghadapi kendala pada satu proyek strategis, yakni pembangunan jembatan di Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu. Proyek dengan nilai Rp 2,9 miliar dari APBD 2025 itu gagal dikerjakan karena proses lelang belum menemukan pemenang yang memenuhi syarat.

“Proyek jembatan Kudubanjar ini belum bisa dilaksanakan, jadi otomatis 4 persen dari nilai anggaran kami tidak bisa terserap tahun ini,” terang Rofiq.

Ia menambahkan, selain proyek besar tersebut, masih ada sekitar 20 paket kegiatan lain yang juga belum rampung. Meski nilainya relatif kecil, seluruh pekerjaan itu masih berlangsung dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat.

BACA JUGA:Restocking 8.000 Benih Ikan di Sungai Watudakon, DKPP Jombang Dorong Pelestarian dan Kesejahteraan Masyarakat

“Kalau semua proyek fisik yang berjalan bisa selesai tepat waktu, kami optimistis serapan bisa di atas 80 persen, bahkan mendekati 90 persen,” pungkasnya. (war)

Sumber: