HPN 2026

Khofifah Tegaskan Keseimbangan Industri dan Lingkungan, Dorong Green Industry di Jatim

Khofifah Tegaskan Keseimbangan Industri dan Lingkungan, Dorong Green Industry di Jatim

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat kunjungan kerja di Pasuruan--

PASURUAN, MEMORANDUM.CO.ID - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya mencapai keseimbangan antara industrialisasi dan kelestarian lingkungan. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Jatim untuk mewujudkan green industry menuju blue industry sekaligus mendukung program nasional Net Zero Emission 2060.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Khofifah saat menghadiri acara Groundbreaking Ceremony of Our New Dyeing and Finishing Facility di PT Coats Rejo Indonesia, Jalan Raya Pleret Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan, pada Rabu 15 Oktober 2025, siang.

BACA JUGA:Akhmad Munir Dapat Lencana “Jer Basuki Mawa Beya” dari Gubernur Jatim Khofifah


Mini Kidi--

Khofifah mengakui, menciptakan harmoni antara pembangunan industri dan pelestarian lingkungan adalah upaya yang tidak sederhana. 

Namun, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memiliki komitmen kuat untuk menerapkan konsep industri hijau yang ramah lingkungan.

BACA JUGA:Khofifah Resmikan Trans Jatim Koridor VII, Babak Baru Transportasi Pesisir Utara

“Untuk bisa membangun keseimbangan antara industrialisasi dan lingkungan, itu sesuatu yang tidak sederhana. Jadi kalau ada program nasional Net Zero Emission 2060, itu paling kuat komitmennya bagaimana mewujudkan green industry menuju blue industry. Di sini kita bisa melihat itu,” ujar Khofifah.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini memberikan apresiasi tinggi kepada PT Coats Rejo Indonesia atas langkah nyata dalam menerapkan prinsip circular economy dengan dukungan teknologi tinggi dalam proses produksinya. 

Menurutnya, konsep ini tidak hanya menghasilkan produk berstandar internasional, tetapi juga mendukung pengelolaan limbah yang efisien.

BACA JUGA:Jelang Hari Jadi Jatim Ke-80 , Gubernur Khofifah Doa Bersama untuk Pahlawan dan Korban Ponpes Al Khoziny

“Banyak nilai tambah yang bisa dihasilkan dari Coats Rejo Indonesia ini. Ada proses-proses yang mengusung ekonomi sirkuler. I mana recycle-nya diproses dengan high-tech dan menjadi bahan baku berstandar internasional. Lebih dari itu, komitmen yang tinggi juga terlihat dari desain produk yang no waste,” jelasnya.

Selain penerapan teknologi ramah lingkungan, Khofifah juga menyoroti inovasi energi terbarukan di kawasan industri tersebut, seperti penggunaan solar panel. 

Ia menilai inovasi tersebut tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan devisa melalui ekspor, tetapi juga pada tanggung jawab sosial dan keberlanjutan lingkungan.

Sumber: