Antisipasi Ambruk, Ratusan Bangunan Ponpes Bakal Dicek Pemkab Ponorogo
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko--
PONOROGO, MEMORANDUM.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melakukan asesmen terhadap ratusan bangunan pondok pesantren (ponpes) di wilayahnya sebagai langkah preventif mencegah terjadinya musibah serupa ambruknya bangunan di Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Selasa 7 Oktober 2025.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan, setiap pondok pesantren akan didampingi oleh Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Kawasan Permukiman (PUPKP) untuk melakukan uji kekuatan fisik bangunan.

Mini Kidi--
“Kami tidak ingin kejadian seperti Al Khoziny terulang. Setiap pesantren didampingi Dinas PUPKP untuk uji kekuatan fisiknya. Nanti dikumpulkan lalu diasesmen,” kata Bupati Sugiri Sancoko.
Langkah tersebut, lanjutnya, diharapkan mampu meredam kegelisahan orang tua santri sekaligus memastikan seluruh bangunan pondok pesantren di Kabupaten Ponorogo aman dan layak digunakan.
BACA JUGA:Kelola Sampah Open Dumping, Pemkab Ponorogo Disanksi KHLK
“Misalnya ini bangunan berapa tahun, terkena guncangan gempa bagaimana, lalu kalau mau membangun bagaimana. Nanti didampingi Dinas PUPKP agar ada kajian teknik yang bagus dan bertanggung jawab, sehingga orang tua santri tidak lagi gelisah,” jelasnya.
Ia menambahkan, program ini juga menjadi langkah awal untuk menumbuhkan citra positif pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya baik secara moral, tetapi juga memiliki fasilitas yang aman dan terukur secara teknis.
BACA JUGA:Perbaikan Jalan Jarakan-Kalibening, Dinas PUPKP Ponorogo Usulkan DAK Rp8,1 Miliar
Tercatat sekitar 120 pondok pesantren di Kabupaten Ponorogo akan dilakukan asesmen dalam waktu dekat.
“Sekitar 120-an pondok, termasuk yang baru. Kami hadir bersama para kiai untuk melakukan pendampingan. Kalau di perguruan tinggi ada akreditasi, maka ini semacam akreditasi fisik,” pungkas Sugiri Sancoko.
Sumber:

