Terlalu Banyak Buang Peluang, Persebaya Akhirnya Kalah di Kandang
Eko Yudiono, Wartawan Memorandum.--
Catatan: Eko Yudiono, wartawan Memorandum
Harapan besar Bonek dan Bonita untuk menyaksikan kemenangan perdana Persebaya di Super League 2025/2026 harus pupus.
Green Force harus menelan pil pahit setelah kalah tipis 0-1 dari PSIM Yogyakarta pada laga pembuka yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat malam.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak, mengingat GBT selama ini dikenal sebagai benteng kokoh bagi Persebaya.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Persebaya sebenarnya tampil agresif.
Bruno Moreira dan kawan-kawan langsung menekan lini pertahanan PSIM.
Beberapa peluang emas tercipta, khususnya di babak pertama.
Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut terbuang sia-sia.
Peluang pertama datang melalui Malik Risaldi yang melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti.
Namun, kiper PSIM, Cahya Supriadi, dengan sigap memblok bola tersebut.
Tak lama berselang, giliran Dejan Tumbas mendapatkan kesempatan melalui sundulan (heading) memanfaatkan umpan silang, tetapi bola masih mampu ditepis oleh penjaga gawang.
Bruno Moreira pun nyaris mencetak gol melalui tembakan terarah, namun lagi-lagi upaya tersebut digagalkan pertahanan lawan.

Mini Kidi--
Tiga peluang emas yang terbuang di babak pertama ternyata harus dibayar mahal.
Sumber:




