Gagal Bakar Ban Bekas Jadi Pemicu Massa Aksi Ojol Bersitegang dengan Polisi

Gagal Bakar Ban Bekas Jadi Pemicu Massa Aksi Ojol Bersitegang dengan Polisi

Massa aksi di depan kantor Gojek sempat bersitegang karena ban bekas yang akan dibakar ditarik paksa oleh orang tak dikenal--

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Ratusan massa Front Driver Online Tolak Aplikasi Nakal (Frontal) yang berunjukrasa kini berada di kantor Gubernur Jawa Timur Jalan Pahlawan. Sebelum sampai di sana, mereka sempat memenuhi jalan Bagong Ginayan, lokasi Kantor Gojek.

Di sana, mereka melakukan orasi terkait sejumlah tuntutan. Di tengah unjuk rasa, ada beberapa massa sempat bersitegang. Hal itu disebabkan, massa tak terima ban bekas yang akan dibakar di tengah jalan raya, ditarik pihak kepolisian yang berjaga.

BACA JUGA:Massa Aksi di Depan Kantor Gojek Bagong Ginayan Sempat Bersitegang


Mini Kidi--

Namun, situasi tegang itu tak berlangsung lama. Rekan-rekan driver ojek lain berhasil menenangkan massa yang bersitegang. 

"Sudah-sudah. Jangan terprovokasi. Ayo kita lanjutkan ke kantor Grab," ujar salah satu driver sembari menarik tangan rekan temannya yang bersitegang tersebut.

Setelah hampir 15 menit berorasi, ratusan driver ojek online tersebut melanjutkan konvoi ke kantor Grab. Iring-iringan cukup panjang. Puluhan motor dan mobil berjalan merambat di jalanan Bagong Ginayan. 

BACA JUGA:Driver Ojol Wanita Kecewa Tarif Potongan Pihak Aplikator Dinilai Terlalu Banyak

Koordinator Satgas Gojek Jatim Sarwo Adi menyebut, pihaknya tetap akan menerima para driver. Namun, ia mengaku bakal duduk bersama driver dan pemerintah di Kantor Gubernur Jatim.

"Kami menerima segala perjuangan rekan-rekan hingga saat ini. Jadi kemarin sudah kita ketahui bersama ada audiensi di kantor DPRD Jatim," Sarwo saat menemui massa aksi di depan Kantor Gojek.

"Mari kita sama-sama hormati proses, selanjutnya kami pihak Gojek saat ini sudah hadir di kantor kantor Gubernuran siang ini," imbuh Sarwo.(fdn)

Sumber: