Tertimpa Gulungan Kawat 2,3 Ton Saat Bekerja, Pekerja di Gresik Meninggal Dunia

Tertimpa Gulungan Kawat 2,3 Ton Saat Bekerja, Pekerja di Gresik Meninggal Dunia

TKP korban tertimpa gulungan kawat seberat 2,3 ton di bagian mesin produksi spring PT KI. --

GRESIK, MEMORANDUM.CO.ID - Kecelakaan kerja yang menyebabkan korban jiwa terjadi di PT KI yang berada di wilayah Kecamatan Driyorejo, Gresik. Insiden maut itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, Jumat 21 Maret 2025. 

Berdasarkan informasi kepolisian, korban adalah Rois (46) warga Desa Tiru Lor, Gurah, Kediri. Korban yang diketahui merupakan karyawan outsourcing itu tewas usai tertimpa gulungan kawat seberat 2,36 ton. 

Insiden tersebut pun disaksikan langsung oleh rekan kerja korban, Erwan Sandi Utama (38). Erwan menyebut, hal itu terjadi saat dirinya dan korban sedang melaksanakan pekerjaan di bagian mesin produksi spring PT KI. 

BACA JUGA:Resmikan Kantor Unitreskrim Polsek Driyorejo, Kapolres Gresik: Tingkatkan Pelayanan Prima


Mini--

Sebelum insiden, Erwan menyalakan mesin produksi spring 3F dan korban menyalakan mesin 2F. Kondisi mesin pun dalam keadaan normal. Tak ada indikasi kerusakan apa pun.

Kecelakaan bermula saat korban Rois mulai kehabisan sisa gulungan kawat yang ada di mesin 2F. Agar pekerjaan tetap berlanjut, korban menyambung kawat baru seberat 2,36 ton ke mesin 2F yang dioperasikannya.  

“Setelah kawat tersambung, korban kembali menyalakan mesin 2F. Kawat pun sudah mulai naik ke HOG. Mesin dalam keadaan Normal,” kata Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram, Sabtu 22 Maret 2025.

BACA JUGA:Polsek Driyorejo Amankan Maling Motor yang Beraksi di Toko Madura

Selanjutnya, sekitar 09.00 WIB, korban disebut hendak mengambil carier guna mengisi bahan kawat. Lalu, kawat yang berada di carier HOG dilaporkan mengalami penjepitan sehingga kawat dan carier tertarik ke atas ke jaring HOG.

“Kawat (kemudian) terputus dan jatuh ke bawah mengenai bagian kepala korban. Posisi mesin 2F  belum mati, saksi Erwan setelah mengetahui kejadian tersebut langsung mematikan mesin 2F yang dioperatori korban,” kata Musihram.

Akibat tertimpa gulungan kawat 2,36 ton, nahas pun tak bisa dihindari. Korban Rois dinyatakan meninggal dunia dengan kondisi kepala yang dilaporkan pecah.

“Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke kantor Polsek Driyorejo guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

BACA JUGA:Polsek Driyorejo dan Polres Gresik Bentuk Timsus Buru Bandit Ranmor Pembacok Warga Bambe

Sumber:

Berita Terkait