Perkuat Sinergi, Kakanwil BPN Jatim Kunjungi Kejati untuk Kawal Percepatan Program Strategis Nasional

Perkuat Sinergi, Kakanwil BPN Jatim Kunjungi Kejati untuk Kawal Percepatan Program Strategis Nasional

Kakanwil BPN Jawa Timur Asep Heri bersama Kepala Kejati Jawa Timur Agus Sahat dalam pertemuan penguatan sinergi di Surabaya.--

TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur, Asep Heri, melakukan kunjungan resmi ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Kamis, 8 Januari 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Asep Heri didampingi Kepala Bidang Survei dan Pengukuran, Kepala Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran, serta Kepala Bidang Pengendalian dan Penanganan Sengketa.


Mini Kidi--

Turut hadir pula Kepala Kantor Pertanahan Surabaya I, Kepala Kantor Pertanahan Surabaya II, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sidoarjo, serta Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gresik.

Kunjungan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi terkait pengamanan hukum dalam penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) di bidang pertanahan di wilayah Jawa Timur.

BACA JUGA:Susun Target Layanan Berintegritas 2026, Kanwil BPN Jatim Bedah DIPA dan Tekankan Pola Kerja Baru

Rombongan Kanwil BPN Jatim disambut langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Agus Sahat.

Dalam pertemuan tersebut, Asep Heri menegaskan pentingnya kolaborasi antara BPN dan Kejaksaan, khususnya dalam memitigasi berbagai risiko hukum yang kerap muncul dalam proses pengadaan tanah untuk pembangunan infrastruktur.

“Kami ingin memastikan setiap tahapan penyelesaian PSN di Jawa Timur berjalan sesuai koridor hukum.

Pendampingan dari Kejaksaan sangat kami butuhkan agar target program nasional di bidang pertanahan dapat tercapai tepat waktu tanpa kendala legalitas,” ujar Asep Heri.

BACA JUGA:Kantah ATR/BPN Tulungagung Optimistis PTSL 2026 Beres Tepat Waktu

Menanggapi hal tersebut, pihak Kejati Jawa Timur menyatakan kesiapan untuk memberikan pengawalan hukum melalui fungsi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), serta pengamanan program strategis di bidang pertanahan.

“Kami menyambut baik inisiatif BPN Jawa Timur. Sebagai mitra strategis, Kejaksaan berkomitmen memberikan pendampingan hukum dan masukan preventif agar seluruh proses administrasi pertanahan untuk kepentingan publik benar-benar clean and clear,” terang Agus Sahat.

Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan iklim pembangunan dan investasi yang kondusif di Jawa Timur.

BACA JUGA:Kakantah ATR BPN Tulungagung Pimpin Apel Perdana Awal Tahun 2026

Pertemuan tersebut juga diakhiri dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BPN Jawa Timur dan Kejati Jawa Timur.

Kedua pihak berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi intensif demi menyukseskan pembangunan nasional di Jawa Timur, sekaligus memperkuat langkah pemberantasan praktik mafia tanah.

Sumber:

Berita Terkait