Ledakan di Ruko San Antonio Diduga Akibat Elpiji
Kondisi bangunan ruko di kawasan Perumahan San Antonio, Mulyorejo, Surabaya porak poranda--
SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Insiden ledakan pada Selasa, 6 Oktober 2026 sekitar pukul 07.42 WIB menggegerkan warga Kota Pahlawan.
Peristiwa yang terjadi di kawasan Perumahan San Antonio, Mulyorejo, Surabaya itu menyebabkan puluhan bangunan rusak. Sumber ledakan berasal dari salah satu ruko usaha kuliner Nasi Tempong Sri Dewi.
BACA JUGA:BREAKING NEWS: Ledakan Keras Guncang Ruko Perumahan San Antonio Mulyorejo Surabaya
Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Jules Abraham Abast mengatakan, berdasar hasil penyelidikan awal yang dilakukan tim gabungan, penyebab ledakan diduga berasal dari tabung elpiji.
"Benar, pagi ini telah terjadi ledakan di salah satu bangunan di kawasan Mulyorejo, Surabaya. Berdasarkan informasi awal dan keterangan sejumlah saksi di lokasi, sebelum kejadian diketahui ada aktivitas memasak. Dugaan awal, ledakan dimungkinkan berkaitan dengan tabung elpiji," katanya.
BACA JUGA:Ledakan Guncang Ruko San Antonio Pakuwon City Surabaya Timur, 4 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Mini kidi--
Diberitakan sebelumnya, Ledakan dahsyat mengguncang kawasan Perumahan San Antonio, Mulyorejo, Surabaya. Insiden tersebut bersumber dari salah satu ruko usaha kuliner, Nasi Tempong Sri Dewi.
Dampak dari ledakan ini mengakibatkan kerusakan signifikan di sekitar lokasi. Sedikitnya 20 ruko mengalami kerusakan mulai dari kaca pecah hingga dinding bangunan yang retak.
BACA JUGA:Ruko Nasi Tempong di San Antonio Meledak, 5 Orang Luka-Luka dan Puluhan Bangunan Rusak
Dugaan sementara sumber ledakan berasal dari kebocoran tabung elpiji di ruko nasi tempong. Selain bangunan, sejumlah kendaraan roda empat dan roda dua yang terparkir di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) juga terpantau rusak tertimpa puing-puing material ledakan.
Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 5 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Gempur Rokok Illegal--
Sumber:








