Peringati Hari Batik, Mercure Surabaya Grand Mirama Gelar Kanvas Pancake Bersama Siswa SMALB Karya Mulia
Memperingati Hari Batik Nasional 2026, Mercure Surabaya Grand Mirama menghadirkan konsep perayaan yang unik.--
​SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID – Memperingati Hari Batik Nasional 2026, Mercure Surabaya Grand Mirama menghadirkan konsep perayaan unik yang memadukan warisan budaya dan nilai inklusivitas.
Bertempat di Coffee Café Central, pihak hotel mengajak siswa-siswi SMALB Karya Mulia untuk mengekspresikan kreativitas motif batik menggunakan media yang tidak biasa, yaitu adonan pancake.
​Kegiatan ini melibatkan para Heartists (sebutan untuk staf hotel) yang mendampingi dan berinteraksi langsung dengan para siswa. Jika membatik umumnya dilakukan di atas kain mori, dalam acara ini pancake berfungsi sebagai kanvas.
BACA JUGA:Peringati Hari Batik Nasional, The Alana Surabaya Wadahi Kreativitas Pelukis Cilik Disabilitas
Berbekal bahan makanan dan elemen dekorasi yang disediakan, para siswa antusias menuangkan imajinasi mereka ke dalam beragam pola dan warna hingga menghasilkan karya kuliner yang sarat karakter.

Mini kidi--
​General Manager Mercure Surabaya Grand Mirama dan Grand Mercure Malang Mirama, Sugito Adhi, menjelaskan bahwa perayaan ini dirancang untuk memberikan ruang ekspresi yang setara sekaligus ramah anak.
​"Kami ingin memperingati Hari Batik Nasional dengan cara yang sederhana tetapi memiliki makna. Biasanya kita mengenal batik melalui kain, tetapi kali ini kami menghadirkan pengalaman yang berbeda dengan menjadikan pancake sebagai kanvas untuk berkreasi. Bagi kami, kegiatan ini bukan hanya tentang mengenalkan budaya, tetapi juga menciptakan ruang yang inklusif bagi setiap anak untuk berekspresi dengan cara masing-masing. Kami berharap momen sederhana ini dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus mengingatkan kita bahwa kreativitas tidak memiliki batas," ungkap Sugito Adhi.
BACA JUGA:Peringati Hari Batik 2026, KAI Daop 8 Sulap Stasiun Jadi Ruang Belajar Membatik
​Sebagai bentuk apresiasi, tiga karya terbaik dipilih berdasarkan tingkat kreativitas dan keunikan desain. Kendati demikian, panitia menekankan bahwa acara ini berfokus pada ruang kebersamaan dan rasa percaya diri peserta, bukan sekadar persaingan.
​Kepala Sekolah SMALB Karya Mulia, Sukamto, menyambut hangat inisiatif ini dan mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada murid-muridnya.
​"Kami sangat senang melihat anak-anak dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Aktivitas seperti ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk mencoba sesuatu yang baru, menyalurkan kreativitas, sekaligus membangun kepercayaan diri. Juga kami berterima kasih kepada Mercure Surabaya Grand Mirama yang telah memberikan ruang bagi anak-anak kami untuk berkarya dan menikmati pengalaman yang menyenangkan bersama para Heartists," ujar Sukamto.

Gempur Rokok Illegal--
​Melalui kegiatan ini, Mercure Surabaya Grand Mirama menegaskan kembali komitmennya dalam melestarikan budaya lokal lewat pendekatan yang segar, relevan, dan edukatif.
Sumber:








