Gandeng P3KS, Surabaya Fashion Festival 2026 Hadirkan Kompetisi Baris-Berbaris
M. Ferry Suryazain, Ketua Pelaksana Kegiatan LKBB SFF 2026 bersama Gilang pelatih Paskibra SMPN 57 Surabaya melakukan podcast di Memorandum--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Gelaran Surabaya Fashion Festival (SFF) 2026 bakal tampil beda dengan kehadiran kompetisi baris-berbaris yang melibatkan ribuan pelajar.
Hal ini terungkap dalam pertemuan koordinasi antara Ketua Panitia SFF, Djoko Setyo, dengan Ketua Pelaksana Kegiatan LKBB SFF sekaligus Bendahara Umum Perkumpulan Pemuda Paskibra Kota Surabaya (P3KS), M. Ferry Suryazain.
BACA JUGA:Matangkan Persiapan Surabaya Fashion Festival, Panitia SFF 2026 Teken MoU dengan PDBI Jatim

Mini Kidi Wipes.--
Dalam pertemuan tersebut, dibahas mengenai kesiapan teknis Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) yang diprediksi akan menjadi daya tarik luar biasa dalam rangkaian SFF tahun ini.
Ferry menjelaskan P3KS dikenal sebagai organisasi induk Paskibra di Surabaya yang telah diakui Kemenkumham, dipercaya penuh untuk memegang kendali manajemen perlombaan.
BACA JUGA:Tak Mau Biasa Saja, Rini Cahyadi Dorong SFF 2026 Jadi Panggung Fashion Berkelas
"Panitia SFF mempercayakan kepada kami untuk kontrol dan manajemen perlombaan agar pelaksanaan LKBB SFF ini lebih terstruktur dan dapat diawasi dengan baik," ujar Ferry Suryazain, Rabu 6 Mei 2026.
Ferry menilai, langkah SFF memasukkan unsur baris-berbaris adalah terobosan positif. Menurutnya, antusias pelajar terhadap Paskibra sangat tinggi, di mana satu sekolah saja bisa memiliki ratusan anggota aktif.
Meski baru pertama kali menjalin kerja sama dengan SFF, Kompetisi LKBB akan dibuka untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA sederajat dengan cakupan wilayah se-Jawa Timur.
BACA JUGA:SFF Ajang Kreativitas dan UMKM yang Butuh Keramaian
"Target peserta maksimal kami adalah 200 tim. Sedangkan target minimal adalah 30 tim per jenjang, sehingga total minimal ada 90 tim yang berlaga," jelas Ferry.
Untuk mengantisipasi lonjakan peserta hingga 200 tim tersebut, panitia telah menyiapkan skema teknis yang matang di halaman Balai Kota Surabaya.
"Jika mencapai maksimal 200 tim, kita akan membuka empat lapangan dengan total 12 juri. Masing-masing lapangan dijaga tiga juri guna mempersingkat waktu penampilan agar tidak sampai tengah malam," tambahnya.
Sumber:









