Pastikan Kesiapan Operasional, Kapolsek Wonocolo Pimpin Sidak Senjata Api dan Amunisi Inventaris
Polsek Wonocolo saat kegiatan Apel Jam Pimpinan yang dilanjutkan dengan pemeriksaan mendadak (sidak) senjata api (senpi) inventaris dinas.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Guna memastikan kesiapan personel serta kelayakan sarana prasarana penunjang tugas kepolisian, Polsek Wonocolo menggelar kegiatan Apel Jam Pimpinan yang dilanjutkan dengan pemeriksaan mendadak (sidak) senjata api (senpi) inventaris dinas pada Senin 9 Maret 2026 pagi.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolsek Wonocolo, Jalan Margorejo Indah XIX No. 1 Surabaya ini, dipimpin langsung oleh Kapolsek Wonocolo, Kompol Haryoko Widhi, S.H., M.H. Turut mendampingi dalam pemeriksaan tersebut jajaran Kanit Intelkam, Kanit Lantas, dan Kanit Reskrim.

Mini Kidi Wipes.--
Usai memberikan arahan dalam apel, Kapolsek didampingi para Kanit langsung melakukan pengecekan fisik senjata api secara mendetail. Pemeriksaan meliputi aspek kebersihan unit, kelengkapan administrasi berupa surat izin pemegang senpi yang masih berlaku, hingga pencocokan jumlah amunisi.
Adapun alutsista yang diperiksa dalam sidak kali ini antara lain senjata organik 2 pucuk SKS dan 1 pucuk SS1 V2, senjata pendukung 1 pucuk Flashball (pelontar gas air mata).
BACA JUGA:Tekan Angka Kriminalitas, Polsek Wonocolo Gencarkan Patroli Dialogis di Bendul Merisi
Amunisi: Total 150 butir amunisi (SKS, SS1 V2, dan Flashball) yang dinyatakan dalam kondisi lengkap serta siap pakai.
Kompol Haryoko Widhi menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan bentuk pengawasan ketat terhadap personel agar tidak terjadi penyalahgunaan senjata api di lapangan.
"Pengecekan ini sangat krusial. Kita ingin memastikan bahwa senjata inventaris dalam kondisi prima dan personel yang memegangnya memiliki tanggung jawab penuh, baik secara administratif maupun operasional," tegas Kompol Haryoko.

Gempur Rokok Ilegal.--
Ia menambahkan, kesiapan alutsista merupakan faktor pendukung utama dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. "Senjata harus dalam keadaan bersih dan siap digunakan sewaktu-waktu jika situasi kamtibmas membutuhkan tindakan tegas dan terukur," pungkasnya. (mtr)
Sumber:




