selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Menuju Operasional Penuh, RPH Tambak Osowilangun Terus Bersolek

Menuju Operasional Penuh, RPH Tambak Osowilangun Terus Bersolek

Pemasangan penanda ruangan dilaksanakan langsung oleh tim internal RPH Surabaya dengan dukungan oleh petugas DPRKPP.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Manajemen Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya terus mematangkan persiapan jelang operasional penuh unit Tambak Osowilangun (TOW). Kini, penataan fasilitas memasuki babak baru dengan pemasangan identitas di sejumlah ruang kerja guna memastikan alur layanan bagi mitra jagal semakin teratur dan profesional.

BACA JUGA:Respons Penolakan Relokasi Jagal Sapi, Wali Kota Eri Tegaskan RPH Pegirian Tetap Pindah


Mini Kidi Wipes.--

Kabag Pemotongan RPH Surabaya, drh Nowo Siswo Yuworo mengungkapkan bahwa langkah ini bukan sekadar urusan estetika. Pihaknya ingin memastikan setiap sudut fasilitas memiliki fungsi yang jelas. Penandaan mencakup area-area vital yang akan menjadi pusat aktivitas harian.

“Pekan ini tim RPH Surabaya melakukan pemasangan tanda di ruangan kerja karyawan dan staf. Beberapa lokasi yang diberi tanda di antaranya ruang sekretariat, ruang administrasi niaga, ruang butcher, serta blok kandang penampungan,” jelas Nowo, Rabu, 25 Februari 2026.

Menurutnya, kesiapan visual dan organisasi ruang ini adalah bentuk keseriusan manajemen dalam menyambut para mitra. “Hal ini merupakan komitmen RPH Surabaya untuk mempersiapkan lokasi RPH Unit Tambak Osowilangon dalam melayani mitra jagal,” tambahnya.

BACA JUGA:Desak Pemkot Surabaya Cabut Rencana Relokasi RPH Pegirian, Jagal dan Pedagang Daging Kepung Balai Kota

Upaya bersolek ini sejalan dengan peta jalan operasional yang telah dicanangkan oleh Direktur Utama RPH Surabaya, Fajar A Isnugroho. Manajemen telah menetapkan garis waktu yang jelas. Transisi total akan dilakukan secara bertahap setelah Idulfitri.

Hingga akhir Ramadan nanti, para mitra jagal masih diberikan fleksibilitas untuk menggunakan fasilitas di RPH Pegirian. Namun, setelah Lebaran usai, fokus aktivitas pemotongan akan sepenuhnya diarahkan ke Unit TOW.

“Seluruh aktivitas pemotongan akan diarahkan bertahap menuju pemanfaatan penuh unit TOW. Sementara hingga akhir Ramadan, mitra jagal masih dapat memanfaatkan fasilitas di RPH Pegirian,” tandas Fajar.

BACA JUGA:Jaga Kondusivitas, Polsek Gayungan Kawal Aksi Unjuk Rasa Jagal dan Pedagang Daging di Kejati Jatim

Fajar juga menjelaskan, sejak dibuka pada pertengahan Januari kemarin, operasional RPH unit TOW sudah dimanfaatkan beberapa kali untuk pemotongan sapi milik RPH sendiri.

Pemanfaatan TOW ini sambil melakukan evaluasi menyeluruh berbagai fasilitas operasional, mulai kandang penampungan, area pemotongan, instalasi pengolahan air limbah, sistem pencacahan, sistem kelistrikan hingga penggunaan air.

“Dengan persiapan teknis dan penataan sarana prasarana yang terus dilakukan, manajemen optimistis operasional penuh Unit TOW pasca Idulfitri dapat berjalan efektif sekaligus meningkatkan standar layanan pemotongan hewan di Surabaya,” tuntasnya. (bin)

Sumber: