Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
HJKS Banner
SFF 20266

Disnaker Situbondo Jemput PMI Korban KDRT dan Stroke dari Arab Saudi

Disnaker Situbondo Jemput PMI Korban KDRT dan Stroke dari Arab Saudi

PMI bersama anaknya tiba di rumah keluarga di Situbondo setelah dipulangkan dari Arab Saudi.--

SITUBONDO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Situbondo menjemput Yayuk, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Perante, Kecamatan Asembagus, yang dipulangkan dari Arab Saudi bersama anaknya setelah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan menderita stroke.

Kepala Disnaker Situbondo, Suriyatno mengatakan Yayuk dan putrinya, Nuril, telah tiba di kampung halamannya pada Kamis malam pukul 23.00 WIB.

Penjemputan tersebut merupakan bentuk perlindungan dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Situbondo terhadap warganya yang mengalami musibah di luar negeri.

"Berdasarkan informasi dari KJRI Jeddah dan KBRI Riyadh, Ibu Yayuk melaporkan sendiri kondisinya dan memohon untuk dipulangkan. Beliau merupakan korban KDRT dari mantan suaminya, tidak memiliki keluarga di Arab Saudi, dan saat ini dalam kondisi sakit stroke," ujar Suriyatno, Jumat 5 Juni 2026.

BACA JUGA:19 Dapur SPPG Disuspensi, Satgas MBG Situbondo Desak Pembenahan Total


Mini Kidi Wipes.--

Proses evakuasi dan pemulangan Yayuk difasilitasi penuh oleh KBRI Riyadh.

Setibanya di Indonesia, Yayuk dan anaknya sempat menjalani perawatan medis awal di Shelter Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Jakarta sebelum diterbangkan menuju Bandara Juanda Surabaya.

Dari Bandara Juanda, petugas Disnaker Situbondo menjemput dan mengantarkan keduanya ke rumah keluarga di Desa Perante dengan didampingi pihak Kecamatan Asembagus.

Suriyatno mengimbau masyarakat Situbondo yang ingin bekerja ke luar negeri agar menggunakan jalur resmi dan sesuai prosedur.

Menurutnya, prosedur legal sangat penting untuk menjamin hak, keselamatan, dan perlindungan hukum pekerja migran apabila menghadapi situasi darurat. Kepulangan Yayuk dan anaknya disambut haru oleh keluarga.

"Terima kasih Mas Rio dan Mbak Ulfi (Bupati dan Wakil Bupati Situbondo). Setelah puluhan tahun berada di negara orang dan melewati masa sulit, kini saya akhirnya bisa kembali berkumpul dengan keluarga," ucap Yayuk.

BACA JUGA:Harga Telur Anjlok, Emil Dardak Dorong ASN dan Program MBG Serap Produk Peternak


Gempur Rokok Illegal--

Sementara itu, Camat Asembagus, Faishol Afandi mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kabupaten Situbondo dalam menangani kasus tersebut.

"Untuk memastikan kondisi Yayuk dan anaknya, kami akan terus melakukan pemantauan setelah kembali ke tengah-tengah keluarga," kata Faishol Afandi. (fbr)

Sumber: