Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

PMII Situbondo Desak Polisi Bongkar Mafia BBM Solar

PMII Situbondo Desak Polisi Bongkar Mafia BBM Solar

Puluhan anggota PMII Situbondo menggelar aksi di Mapolres Situbondo terkait mafia BBM solar.--

SITUBONDO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Komisariat STAI Nurul Huda menggelar aksi unjuk rasa di Mapolres Situbondo, Senin 11 Mei 2026, untuk mendesak transparansi penanganan kasus dan pembongkaran mafia BBM solar hingga aktor intelektualnya.

Mahasiswa menyoroti sejumlah persoalan, mulai maraknya pencurian kendaraan bermotor, dugaan tindakan kekerasan oleh oknum, hingga penanganan kasus penimbunan BBM subsidi jenis solar.


Mini Kidi Wipes.--

Ketua Komisariat PMII STAI Nurul Huda, Muhammad Hariri Huzaini, menilai kinerja Polres Situbondo perlu dievaluasi agar penegakan hukum berjalan adil bagi masyarakat.

"Kami melihat kinerja Polres Situbondo saat ini perlu dievaluasi. Sebagai mitra pro-rakyat, kami melakukan tekanan ini agar hukum tidak melulu tajam ke bawah tapi tumpul ke atas," ujar Hariri.

BACA JUGA:Polres Situbondo Tetapkan 4 Tersangka Judi Sabung Ayam di Mangaran

Menurutnya, penanganan dugaan mafia solar tidak boleh berhenti pada pekerja lapangan semata, tetapi harus menyasar aktor utama di balik kasus tersebut.

"Kami mendengar dugaan keterlibatan bos mafia, namun yang ditangkap hanya karyawan. Kami yakin jika penyelidikan dilakukan serius, kasus ini cepat selesai. Aparat punya segala instrumen untuk mengungkap itu," tegasnya.

Dalam aksi tersebut, perwakilan PMII Situbondo langsung ditemui Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie dan sejumlah poin tuntutan ditandatangani secara resmi.

BACA JUGA:Polres Situbondo Tangkap Perantara Sabu 9 Gram yang Mengaku Wartawan dan Anggota LSM

Selain itu, PMII menyatakan akan terus mengawal realisasi tuntutan dan siap menggelar aksi lebih besar apabila tuntutan tidak dijalankan.

"Jika di kemudian hari poin-poin tuntutan ini tidak dilaksanakan, kami siap mengkonsolidasikan massa yang lebih besar dengan menggandeng aliansi masyarakat lainnya," pungkas Hariri.

Sementara itu, Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie menyebut kehadiran mahasiswa merupakan bentuk kontrol sosial terhadap institusi kepolisian.


Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--

"Kedatangan rekan-rekan PMII adalah bentuk kontrol sosial. Jika ada hal yang menyimpang atau perlu ditingkatkan, ini adalah langkah yang bagus. Apabila mendengar ketidakadilan, bersuaralah," ujar AKBP Bayu Anuwar Sidiqie.

Menurutnya, mahasiswa menyampaikan tiga tuntutan utama, yakni peningkatan patroli di titik rawan kamtibmas, keterbukaan penanganan perkara, dan penangkapan daftar pencarian orang dalam kasus penyalahgunaan BBM subsidi jenis solar.

BACA JUGA:Polres Situbondo Gelar Lomba Lari Nyeker 100 Meter untuk Tekan Balap Liar

AKBP Bayu menegaskan pihaknya menerima kritik dan mendukung tuntutan tersebut sebagai bahan pembenahan internal Polres Situbondo.

"Kami menerima semua kritik dan saran demi perbaikan Polres Situbondo. Kami sadar bahwa kami belum sempurna," imbuhnya.

Ia juga mengimbau masyarakat Situbondo aktif melaporkan gangguan keamanan melalui Call Center 110 atau aplikasi Super App Polri. (–)

Sumber: