Bupati Situbondo: Pendidikan SD Harusnya Membentuk Karakter, Bukan Membebani
Mas Rio saat hadir forum Rabuwan di pendopo rakyat Situbondo.--
SITUBONDO, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, mendorong perubahan besar dalam pendekatan pendidikan di wilayahnya. Ia menekankan bahwa pendidikan anak usia dini dan sekolah dasar (SD) seharusnya lebih fokus pada pembentukan karakter serta kemandirian, bukan semata-mata mengejar capaian akademik yang membebani.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo, dalam acara Rabbhuwan bertema Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di Pendopo Rakyat Situbondo, Sabtu 2 Mei 2026 malam.
BACA JUGA:Bupati Situbondo Hadiri Piodolan Pura Jagatnata, Tegaskan Dukungan Keberagaman

Mini Kidi Wipes.--
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyoroti fenomena anak SD masa kini yang sering kali menghadapi beban belajar di luar batas perkembangannya, mulai dari tumpukan tugas sekolah hingga jadwal les tambahan yang padat.
“Saya sedih melihat anak-anak SD membawa buku sangat banyak. Mereka belum siap, tapi sudah dipaksa berjalan terlalu cepat,”ujar Mas Rio, panggilan akrab Bupati Situbondo.
BACA JUGA:Bupati Situbondo Tekankan Sinergi Otoda 2026 untuk Wujudkan Asta Cita Presiden
Ia menegaskan, pandangannya ini bukan bentuk penolakan terhadap pendidikan, melainkan ajakan untuk menciptakan sistem yang lebih proporsional. Menurutnya, bermain adalah hak sekaligus bagian krusial dari proses belajar anak-anak.
“Saya ingin anak-anak SD itu merdeka, lebih banyak bermain. Justru itu bagian dari pendidikan,”katanya.
Selain di sekolah, Mas Rio mendorong orang tua untuk menanamkan nilai tanggung jawab melalui aktivitas sederhana di rumah, seperti membantu membersihkan rumah. Ia menilai hal ini sangat efektif untuk membentuk kemandirian anak.
BACA JUGA:Perkuat Sinergi, Bupati Situbondo Terima 100 Sertifikat Aset Pemda dari ATR/BPN
Nilai-nilai tersebut, menurutnya, sejalan dengan tradisi masyarakat Situbondo, baik dalam budaya Jawa maupun Madura, yang menjunjung tinggi tanggung jawab sejak dini.
"Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Situbondo pun berkomitmen meningkatkan kualitas tenaga pendidik, salah satunya melalui program beasiswa guru ke jenjang yang lebih tinggi," bebenya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Situbondo, Miftahus Surur, mengajak para guru melakukan refleksi mendalam. Ia mempertanyakan apakah sekolah sudah menjadi tempat yang membahagiakan bagi siswa.
Sumber:








