Harlah Kejaksaan RI
iklan polisi

Santri Keracunan Terus Berdatangan di RSUD R.T Notopuro Sidoarjo

Santri Keracunan Terus Berdatangan di RSUD R.T Notopuro Sidoarjo

Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manba’ul Hikam keracunan MBG terus berdatangan di IGD RSUD R.T Notopuro hingga siang ini. --

SIDOARJO, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Penanganan korban dugaan keracunan makanan yang dialami santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manba’ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, masih berlangsung hingga Rabu (2/9/2026).

Berdasarkan pantuan di lokasi, RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo sejak rabu pagi pasien terus berdatangan dengan keluhan yang serupa, yakni diare dan dehidrasi.

BACA JUGA:Update Terbaru Korban Keracunan MBG di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo

Humas RSUD R.T. Notopuro, Rizqi Maulana H, mengatakan pasien tersebut masih menjalani observasi di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"Update tambahan pasien terus berjalan. Pagi tadi sekitar jam 8 atau 9 ada enam pasien ini masih kita observasi di IGD," ujar Rizqi.

BACA JUGA:Ratusan Santri Sidoarjo Keracunan MBG, Bupati Subandi Minta Wali Santri Tetap Tenang

Menurutnya, enam pasien tambahan tersebut terdiri dari laki-laki dan perempuan. Tim medis masih memantau kondisi masing-masing pasien sebelum menentukan apakah mereka perlu menjalani perawatan lebih lanjut atau diperbolehkan pulang.

"Keluhannya diare sama dehidrasi. Untuk observasinya masih belum tahu, tergantung kondisi tubuh masing-masing," ungkapnya. 

BACA JUGA:Update Keracunan MBG di Ponpes Manbaul Hikam: 291 Santri Masuk RS, Forkopimda Sidoarjo Tinjau Korban

Sementara itu, pasien yang sebelumnya telah menjalani perawatan di RSUD R.T. Notopuro disebut mulai menunjukkan kondisi membaik. Namun, mereka belum diperbolehkan pulang karena masih dalam pemantauan dokter.

"Untuk yang dirawat kondisinya alhamdulillah cukup membaik, tapi belum boleh pulang. Masih dalam pantauan dokter," jelas Rizqi.


Mini kidi--

Dengan adanya tambahan enam pasien tersebut, hingga cut off data pukul 10.00 WIB, RSUD R.T. Notopuro telah menangani sekitar 345 pasien terkait kasus tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 335 pasien telah keluar dari rumah sakit.

BACA JUGA:Bupati Sidoarjo Tegaskan Tak Ada Korban Jiwa Akibat Keracunan MBG di Ponpes Manbaul Hikam

Sumber:

Berita Terkait