Ratusan Perguruan Muhammadiyah Deklarasi Dukung Palestina

Ratusan Perguruan Muhammadiyah Deklarasi Dukung Palestina

Pelaksanaan deklarasi dukung Palestina di UMM. -Biro Malang Raya-

MALANG, MEMORANDUM - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan 171 perguruan Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Indonesia, melakukan deklarasi dan diskusi terkait konflik Palestina dan Israel, Selasa 7 Mei 2024.

Diikuti, ratusan sivitas akademika, memberikan dukungan, berupa donasi, pemikiran dan semangat. Agar Palestina dapat segera bebas dan menghentikan konflik yang berkepenjangan.

BACA JUGA:Sambut HJKS Ke-731, Pengajian Akbar Bersama Gus Iqdam Bakal Digelar di Balai Kota Surabaya 

Rektor UMM Prof Dr Nazaruddin Malik MSi menjelaskan, diskusi dan deklarasi, memberikan berbagai perspektif akan tragedi kemanusiaan di Palestina.

“Pada agenda ini, sudah ada Pak Boy dan Pak Haryo yang memberikan penjelasan. Bagaimana kita bersikap dan atas konflik Palestina-Israel dari berbagai perspektif. Sehingga bisa mendapatkan gambaran tentang konflik yang terjadi,” katanya.

BACA JUGA:Jumat Tak Lagi Dipilih KPK untuk Tetapkan Tersangka, Gus Mudlor Buktinya 

Sebagai narasumber, menghadirkan Pradana Boy ZTF, Ph.D, selaku duta perdamaian internasional serta dosen PAI UMM.

“Misalnya, Muhammadiyah sudah kirim bantuan finansial ke Palestina sebesar 45 miliar. Memberikan pendidikan dan pelatihan bagi pengungsi Palestina, Memperkuat dan pemberdayaan ekonomi. Selain itu, adapula Nahdatul Ulama (NU) juga turut berkontribusi mendukung kebebasan Palestina," jelasnya.

BACA JUGA:Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Resmi Jadi Tahanan KPK 

Sementara itu, Haryo Prasodjo selaku pakar pemikiran politik Islam mengatakan, konflik Palestina-Israel harus diliat dari berbagai perspektif. Tidak saja, agama namum juga politik, militer, ekonomi dan lainnya.

BACA JUGA:KPK Tak Hadir, Sidang Praperadilan Bupati Sidoarjo Gus Mudhlor Ditunda Senin Depan 

 “Apalagi, ada aktor-aktor internasional yang berkecimpung. Siapa yang memasok rudal atau iron dome. Siapa yang diuntungkan dari konflik di tanah Palestina ini Hal ini tentu sangat kompleks,” kaitannya. (*)

Sumber: