Sejarah Perfilman Indonesia, Dari Masa ke Masa

Sejarah Perfilman Indonesia, Dari Masa ke Masa

Sejarah dunia film di Indonesia--

SURABAYA, MEMORANDUM - Awal Mula Perfilman Indonesia. Sejarah perfilman Indonesia dimulai pada tahun 1900 dengan pertunjukan film bisu pertama di Tanah Abang, Batavia. Film-film pada masa itu kebanyakan berasal dari Belanda dan Amerika Serikat.

Pada tahun 1926, film Indonesia pertama berjudul "Loetoeng Kasaroeng" diproduksi oleh NV Java Film Company. Film ini disutradarai oleh G. Kruger dan L. Heuveldorp, dua orang Belanda.

BACA JUGA:5 Rekomendasi Film dan Drama dengan Plot Twist Terbaik

BACA JUGA:5 Film Superhero Marvel yang Paling Dinanti di Tahun 2024

  • Era Film Bisu dan Film Berwarna

Pada tahun 1930-an, film-film bisu mulai digantikan oleh film berwarna. Film Indonesia pertama yang berwarna berjudul "Terang Boelan" diproduksi pada tahun 1937. Film ini disutradarai oleh Tan Tjeng Bok dan menjadi film Indonesia terlaris pada masa itu.

Era keemasan perfilman Indonesia terjadi pada tahun 1950-an dan 1960-an. Pada masa ini, banyak film-film berkualitas tinggi diproduksi, seperti "Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak", "Pengabdi Setan", "Laskar Pelangi", "Ada Apa Dengan Cinta", dan "Gie".

BACA JUGA:5 Rekomendasi Film Indonesia yang diadaptasi dari Film Korea

  • Masa Penurunan dan Kebangkitan

Pada tahun 1970-an dan 1980-an, perfilman Indonesia mengalami masa penurunan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti munculnya televisi dan krisis ekonomi.

Namun, pada tahun 1990-an, perfilman Indonesia mulai bangkit kembali. Hal ini ditandai dengan munculnya film-film baru yang berkualitas tinggi, seperti "Pasir Berbisik", "Senyap", "Beranak dalam Kubur", "Tjoet Nja' Dhien", dan "Naga Bonar".

  • Perfilman Indonesia Masa Kini

Saat ini, perfilman Indonesia terus berkembang pesat. Banyak film-film Indonesia yang sukses di pasaran dan mendapatkan penghargaan internasional.

Beberapa film Indonesia yang populer di masa kini antara lain "Pengabdi Setan", "Dilan 1990", "Warkop DKI Reborn", dan "KKN di Desa Penari".

BACA JUGA:Nonton Film di Bioskop vs Streaming Online: Mana yang Lebih Baik?

Sejarah perfilman Indonesia adalah perjalanan yang panjang dan penuh warna. Dari masa ke masa, perfilman Indonesia terus berkembang dan menghasilkan film-film berkualitas tinggi. (mg8)

Sumber: