HPN 2026

Festival Tabebuya 2025 Padukan Keindahan Alam dan Kekuatan TNI di Kota Batu

Festival Tabebuya 2025 Padukan Keindahan Alam dan Kekuatan TNI di Kota Batu

Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto.--

BATU, MEMORANDUM.CO.ID - Dinas Pariwisata Kota Batu menyelenggarakan Festival Tabebuya 2025 pada 4–6 Oktober di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo. Festival ini diadakan untuk memeriahkan HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan HUT ke-24 Kota Batu. Tahun ini, festival hadir dengan nuansa berbeda melalui kolaborasi bersama Pusat Pendidikan Artileri Pertahanan Udara (Pusdik Arhanud).

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, usai pelaksanaan upacara peringatan HUT TNI di Arhanud, Desa Pendem, Minggu 5 Oktober 2025.

BACA JUGA:Fokus Program Prioritas Masyarakat, DPRD Bersama Pemkot Batu Sepakati KUA-PPAS 2026


Mini Kidi--

Wakil Wali Kota Heli Suyanto menyampaikan apresiasinya atas sinergi antara Pemkot Batu, Arhanud, dan Pemerintah Desa Pendem yang berhasil memadukan potensi alam dan kekuatan pertahanan menjadi atraksi wisata yang menarik.

“Festival Tabebuya ini merupakan hasil kolaborasi yang sangat baik antara Pemerintah Kota Batu dan Arhanud. Tahun ini mungkin bunga Tabebuya tidak sebanyak sebelumnya karena kemarau basah, namun semangat dan partisipasi masyarakat luar biasa. Semoga tahun depan Festival Tabebuya bisa lebih besar dan lebih indah lagi,” kata Heli Suyanto.

BACA JUGA:Teguhkan Persatuan, Pemkot Batu Deklarasi Damai Jaga Batu Jaga Indonesia

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, menjelaskan bahwa festival ini tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga berperan penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Komandan Arhanud. Insyaallah, festival ini menjadi momentum penting yang memadukan perayaan HUT TNI dan HUT Kota Batu dengan berbagai agenda menarik, termasuk pameran alutsista dan bazar UMKM,” pungkas Onny.

Tri Wahyuwono Effendi, Kepala Desa Pendem, menyebutkan bahwa pohon Tabebuya yang ditanam sejak tahun 2019 kini telah menjadi identitas desanya.

BACA JUGA:Wujudkan Ekosistem Pertanian Modern, Pemkot Batu Resmikan Desa Pandanrejo sebagai Desa Mandiri

“Di Jalan Semeru ada sekitar 500 pohon Tabebuya yang membentang hampir satu kilometer. Fenomena mekar bunga ini biasanya hanya terjadi sekali setahun di akhir musim kemarau, menjadikan Desa Pendem sebagai destinasi menarik di Kota Batu,” terangnya.

Meski sebagian bunga telah berguguran karena hujan, beragam kegiatan yang digelar selama dua hari pelaksanaan festival tetap menarik antusiasme masyarakat, antara lain Defile dan Pameran Alutsista TNI, Senam Massal dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Atraksi Seni dan Budaya Lokal, Bazar UMKM Desa Pendem, Hiburan rakyat dan doorprize menarik

Anak-anak tampak gembira berfoto bersama peralatan tempur TNI yang dipamerkan di tengah deretan pohon Tabebuya di sepanjang Jalan Semeru, Desa Pendem.(nik)

Sumber: