Tradisi Suro di Madiun, Bupati Harap Zero Accident dan Jadi Penggerak Ekonomi
Hari Wuryanto foto bersama dengan Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, kepala daerah lain dan Satgas Pam Sentot Prawirodirjo di Pendopo Muda Graha. --
MADIUN, MEMORANDUM.CO.ID - Bupati MADIUN, Hari Wuryanto, menegaskan harapannya agar tradisi Suronan di “Bumi Kampung Pesilat” selama Bulan Muharram berjalan tanpa insiden atau zero accident. Sebagai kepala daerah, ia tidak ingin ada gesekan antar perguruan pencak silat yang dapat menodai kesakralan Bulan Suro, baik karena salah paham maupun provokasi.
Hal ini disampaikan Hari Wuryanto saat silaturahmi kamtibmas Kapolda Jatim dengan Ketua Perguruan Silat Se-Jatim dan revitalisasi Satgas Pam Sentot Prawirodirjo di Pendopo Muda Graha pada 27 Mei lalu. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Madiun untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. "Dengan datangnya bulan Suro, kita harap bisa menjadikan masyarakat Kabupaten Madiun senang dan gembira. Karena gesekan itu sudah bukan lagi zamannya," ujar Hari Wuryanto.
BACA JUGA:Kapolres Madiun Kota Apresiasi Pelaksanaan Suroan dan Suran Agung Perguruan Silat

Mini Kidi--
Menurutnya, pelestarian pencak silat tidak hanya sebagai wahana olahraga dan edukasi. Namun, tradisi perguruan pencak silat saat Suro juga diharapkan dapat memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat, sehingga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Sudah waktunya untuk bisa memaknai kegiatan pencak silat menjadi budaya dan industri, sehingga bisa meningkatkan PAD masing-masing daerah," tuturnya.
BACA JUGA:Kapolres Kediri Imbau Warga Jaga Kamtibmas Selama Suroan Agung 2024
Dengan demikian, Kampung Pesilat akan menjadi ikon wisata yang membanggakan, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga dikenal luas di kancah internasional. Ini diharapkan tidak hanya mengangkat nilai-nilai seni, tetapi juga budaya kearifan lokal yang ramah dan santun.
"Ini adalah milik kita bersama. Kita wujudkan kondusifitas itu yang akan membawa kita lebih maju dan baik," tandas Hari Wuryanto. (dif/jur).
Sumber:

