Wawali Surabaya Sidak Batas Persil Gereja Bethel Indonesia

Wawali Surabaya Sidak Batas Persil Gereja Bethel Indonesia

wakil walikota Surabaya dengan pelapor serta pihak--

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Wakil Wali Kota Surabaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi Gereja Bethel Indonesia yang berdiri di Jl. Raya Dukuh Kupang Barat No. 79, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya. 

Sidak ini dilakukan menyusul laporan warga terkait dugaan pelanggaran batas persil tanah akibat pendirian gereja tersebut, serta persoalan sungai meluap yang memicu banjir di sekitar area.

BACA JUGA:Wawali Surabaya Bantah Tuduhan Penipuan, Tegaskan Tak Mencoreng Nama Baik Siapapun


Mini Kidi--

Dalam sidak tersebut, Cak Ji didampingi oleh pemilik lahan gereja, perwakilan warga, dan pihak-pihak terkait. Point penting dalam sidak kali ini memastikan apakah bangunan gereja melanggar aturan tata ruang terkait batas sungai.

Cak Ji menegaskan pentingnya pengecekan ulang terhadap dokumen-dokumen resmi seperti IPT, SKRK (Surat Keterangan Rencana Kota), dan IPD (Izin Pemanfaatan Drainase). 

“Kami akan meminta pihak irigasi dan dinas terkait untuk meninjau kembali sejarah pembangunan saluran air di wilayah ini. Jika memang belum pernah ada normalisasi sungai, maka ini harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

BACA JUGA:Datangi Perusahaan Buntut Ijazah Warga Ditahan, Wawali Armuji Malah Dilaporkan Polisi

Pelapor, Wiji Wirawan, mengungkapkan bahwa luapan sungai telah berdampak buruk terhadap rumahnya dan beberapa stan bunga milik warga di sekitar lokasi.

“Saluran air masuk ke dalam kali dan menyebabkan genangan yang merendam stan-stan bunga. Kalau tanaman terendam lama, pasti rusak,” katanya.

Ia berharap dinas terkait dapat menelusuri sejarah kepemilikan tanah dan pembangunan saluran air untuk menyelesaikan sengketa ini.

BACA JUGA:Jan Hwan Diana Cabut Laporan Terhadap Wawali Surabaya

Wiji Wirawan, pelapor, menyatakan bahwa dirinya menyerahkan sepenuhnya penyelesaian masalah ini kepada dinas terkait. 

“Saya ingin mereka mencari history IPT dan pembangunan saluran air dari orang-orang lama. Saya yakin akan ketemu rekayasa di balik ini,” katanya

Sumber: