DPRD Jatim Minta Pendekatan Dialogis Sikapi Demonstrasi Mahasiswa

Aksi demontrasi di depan gedung Negara Grahadi beberapa waktu lalu.--
SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Menyikapi fenomena demonstrasi berujung anarkis yang dilakukan mahasiswa menolak UU TNI beberapa hari terakhir di berbagai kota di tanah air, direaksi DPRD Jawa Timur.
Wakil Ketua DPD PDIP Jatim, Deni Wicaksono, meminta semua pihak terkait untuk tidak menggunakan cara kekerasan. Penanganan demonstrasi dengan menggunakan kekerasan dinilai bukan hal yang semestinya dilakukan. Pendekatan dialogis harus lebih diutamakan.
“Kami berharap semua pihak tidak menggunakan cara-cara kekerasan,” kata Deni Wicaksono.
BACA JUGA:Polisi Pukul Mundur Demonstran Penolak UU TNI di Grahadi, Provokator Diamankan dalam Aksi Ricuh
Mini--
BACA JUGA:Ricuh! Sejumlah Orang Diamankan Polisi dalam Aksi Tolak Pengesahan UU TNI di Grahadi
Lanjut mantan aktivis Unair ini, bahwa para mahasiswa yang berdemonstrasi adalah anak-anak bangsa yang membawa aspirasi sebagai bagian dari tugas sejarahnya.
“Pendekatan humanis dan dialogis harus diutamakan oleh semua pihak,” ujar Deni Wicaksono.
Deni mengatakan, demonstrasi adalah bentuk ekspresi yang wajar dan dilindungi oleh konstitusi. Tidak boleh ada pelarangan terhadap demonstrasi. Sehingga akan lebih elok jika semua pihak menahan diri untuk tidak saling memprovokasi dan melakukan kekerasan.
“Kami mendengar ada tindakan-tindakan kekerasan yang dialami oleh mahasiswa, dan bahkan di Surabaya juga dialami oleh insan pers. Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang,” ujar Deni.
BACA JUGA:Massa Kembali Ricuh Pasca-Berbuka Puasa, Polisi Tahan Diri Hindari Korban Jiwa di Grahadi Surabaya
Ketua Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur tersebut optimistis situasi akan tetap kondusif apabila pendekatan humanis dan dialogis diterapkan dalam menyikapi aksi demonstrasi mahasiswa.
“Jika semua pihak menahan diri, InsyaAllah situasi akan tetap kondusi. Mahasiswa dapat menyalurkan dan memperjuangkan aspirasinya, sedangkan aparat berwenang juga bisa menjalankan tugasnya,” imbuh Deni. (day)
Sumber: