Kasus Investasi Bodong Tegalsari Surabaya Masih dalam Tahap Penyelidikan Polisi

Kasus Investasi Bodong Tegalsari Surabaya Masih dalam Tahap Penyelidikan Polisi

Lisna Soraendra didampingi kuasa hukumnya mendatangi Polrestabes Surabaya pada Jumat 5 Desember 2025.-Wendy Setiawan-

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kasus investasi bodong yang dilaporkan Lisna Soraendra (39) asal Northwest Park, Citraland, Pakal, Surabaya, pada Jumat 5 Desember 2025 di Polrestabes Surabaya masih di tahap penyelidikan.

BACA JUGA:Waspada! Pelaku Penipuan Asal Purworejo Kabur ke Surabaya, Modus Investasi Bodong

Subroto, pendamping hukum para korban mengatakan, sejauh ini sudah ada tiga orang yang diperiksa. Tiga orang itu statusnya sebagai saksi. Satu di antara yang dimintai keterangan adalah pelapor.


Mini Kidi--

"Pelapor dan dua saksi yang sudah diperiksa. Kalau Bu Lisna, diperiksa sebelum tahun baru. Dua saksi lain tanggal 5 Januari 2026 kemarin," katanya, Jumat 9 Januari 2026.

Sementara Kasihumas Polrestabes Surabaya AKP Rina Shanty Dewi Nainggolan ketika dikonfirmasi menjelaskan, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

BACA JUGA:Puluhan Ibu Rumah Tangga di Surabaya Jadi Korban Investasi Bodong Kerugian Capai Rp 10 Miliar

"Masih penyelidikan karena banyak saksi. Nanti dikirim SP2HP (surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan) nya," pungkasnya.

Sekadar informasi, Laporan yang dibuat oleh Lisna Soraendra (39) asal Northwest Park, Citraland, Pakal ini teregister dalam nomor LP/B/1404/XII/2025/SPKT Polrestabes Surabaya/Polda Jawa Timur, Jumat 5 Desember 2025.

BACA JUGA:Kasus Investasi Bodong, Ketua Granat Arie Soeripan: Kami Minta JPU Menuntut De Laguna & M Luthfy Maksimal

Terlapor adalah Titah Kartika Purwosari. Perempuan berusia 39 tahun itu tinggal di Jalan Dinoyo III, Tegalsari, Surabaya. Korbannya sudah banyak sejak 2018 hingga sekarang kerugiannya fantastis. Total keseluruhannya mencapai miliaran rupiah.

BACA JUGA:Wawali Surabaya dan Korban Investasi Bodong Geruduk Rumah di Dinoyo, Pelaku Kabur

Pelaporan ini dilakukan setelah korban wadul ke Rumah Aspirasi Armuji alias Cak Ji. Para korban mengeluh karena hingga kini tak ada itikad baik dari Titah. Bahkan rumah Titah pernah digerebek beberapa kali oleh para korban. Namun hasilnya nihil.

BACA JUGA:Selebgram Tersangka Investasi Bodong di Gresik Janjikan Keuntungan Bervariasi

Sumber:

Berita Terkait