iklan bhayangkara2
Pildun Banner

Lomba Menembak Kapolda Jatim Cup 2026 Jadi Sarana Pembinaan Kedisiplinan Personel

Lomba Menembak Kapolda Jatim Cup 2026 Jadi Sarana Pembinaan Kedisiplinan Personel

Kapolda Jawa Timur Irjenpol Nanang Avianto fokus membidik sasaran dalam lomba menembak.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Polda Jatim menggelar Lomba Menembak Kapolda Jatim Cup 2026 memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Rabu 8 Juli 2026. Kegiatan itu diikuti para Kapolres dan personel jajaran.

Kapolda Jatim Irjenpol Nanang Avianto menegaskan lomba menembak ini merupakan bagian dari pembinaan kemampuan personel guna meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya bagi anggota yang diberikan kewenangan menggunakan senjata api sesuai tugas dan fungsinya.

BACA JUGA:Bungkam Tim Sepak Bola Polres Malang, Polda Jatim Sukses Angkat Trofi Juara Kapolda Jatim Cup 2026


Mini Kidi Wipes.--

Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan tersebut juga bertujuan membentuk karakter personel yang disiplin, memiliki pengendalian diri, tangguh secara mental, serta memahami pentingnya keselamatan dan tanggung jawab dalam penggunaan senjata api.

"Kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi memiliki nilai strategis sebagai sarana pembinaan kemampuan, kedisiplinan, dan profesionalisme personel dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian," ujar Nanang.

BACA JUGA:3.665 Gamer Ramaikan Kapolda Jatim Cup E-Sport 2026, Dorong Prestasi dan Edukasi Ruang Digital

Menurutnya, kemampuan menggunakan senjata api secara aman, tepat, dan sesuai prosedur merupakan kompetensi yang harus terus dipelihara melalui latihan yang terukur dan berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa dalam doktrin kepolisian modern, senjata api bukanlah alat utama dalam pelaksanaan tugas, melainkan pilihan terakhir yang hanya digunakan apabila benar-benar diperlukan sesuai ketentuan hukum, prinsip legalitas, nesesitas, proporsionalitas, akuntabilitas, serta standar operasional prosedur yang berlaku.

"Senjata api bukan alat utama dalam bertugas, melainkan alternatif terakhir. Setiap peluru yang dilepaskan harus dapat dipertanggungjawabkan, baik secara hukum, prosedur, maupun moral," tegas Irjen Pol. Nanang Avianto.

BACA JUGA:Kapolda Jatim Pimpin Upacara Pemuliaan Nilai Luhur Tribrata Pataka, Komitmen Beri Pelayanan Terbaik Masyarakat

Kapolda Jatim juga mengingatkan bahwa di era keterbukaan informasi saat ini, setiap tindakan anggota Polri menjadi perhatian masyarakat. Oleh karena itu, profesionalisme, kecermatan, dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas harus senantiasa dijaga.

"Profesionalisme dan keterampilan tidak diperoleh secara instan, tetapi harus terus diasah melalui pendidikan, pelatihan, dan evaluasi secara berkelanjutan agar setiap personel siap menghadapi dinamika tantangan tugas yang semakin kompleks," ungkapnya.


Gempur Rokok Illegal--

Sumber:

Berita Terkait