iklan HUT R!

Alumni Untag Tembus Dunia Kerja Jepang, Rektor: Lulusan Harus Siap Bersaing Global

Alumni Untag Tembus Dunia Kerja Jepang, Rektor: Lulusan Harus Siap Bersaing Global

Alumni Untag, Musthofa Saifa Ardhana, yang kini bekerja di Jepang dalam orasinya saat menghadiri wisuda Untag ke-133--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) SURABAYA menghadirkan alumninya yang kini bekerja di Jepang sebagai narasumber orasi ilmiah dalam rangkaian wisuda.

Rektor Untag Surabaya, Dr. Harjo Seputro, S.T., M.T., mengatakan alumni Teknik Sipil angkatan 2020 tersebut sengaja dihadirkan untuk memotivasi wisudawan. Menurutnya, pengalaman alumni yang bekerja di perusahaan internasional membuktikan lulusan Untag mampu bersaing secara global.

BACA JUGA:Mahasiswa Untag Ciptakan Alarm Pintar Cegah Motor Overheat Sebelum Mogok

"Ilmu pengetahuan yang didapatkan dari kampus saja tidak cukup. Lulusan perlu dibekali kompetensi lain supaya mampu berdaya saing di tingkat global," ujar Harjo, ditemui usai memimpin acara wisuda pada Minggu, 23 Agustus 2026.


Mini kidi--

Alumni Untag, Musthofa Saifa Ardhana, dalam orasinya mengingatkan bahwa perkembangan AI dan otomatisasi membuat dunia kerja berubah cepat. Karena itu, lulusan harus memiliki kemauan untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi.

"Ijazah itu pintu awal membuka dunia, namun kita juga perlu belajar keterampilan lain. Kita bisa dapat belajar dari internet, dari riset-riset yang kita dapatkan di seluruh dunia ini. Kita serap, kemudian dipelajari untuk menambah wawasan global. Tapi semuanya itu harus konsisten," ucap Musthofa. 

BACA JUGA:Untag Surabaya Bekali Aparatur Desa Bungah Gresik Cara Cermat Susun Prioritas Anggaran Desa

Tak hanya itu, Harjo menambahkan, Untag kini menargetkan globalisasi dan internasionalisasi. Empat program studi sarjana disiapkan untuk mendukung target tersebut, yakni Teknik Mesin, Teknik Sipil, Sastra Inggris, dan Ilmu Hukum.

Dalam wisuda kali ini, total terdapat 1.958 wisudawan. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) menjadi fakultas dengan jumlah wisudawan terbanyak, meliputi program studi Ilmu Komunikasi, Administrasi Negara, dan Administrasi Bisnis.

BACA JUGA:Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Seret Wakil Ketua DPM FIB Untag Surabaya

Dari jumlah tersebut, sebanyak 42 wisudawan merupakan mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 22 mahasiswa mengikuti wisuda pada hari sebelumnya, sementara 20 mahasiswa dijadwalkan mengikuti wisuda hari ini. Namun, satu mahasiswa berhalangan hadir karena masih dalam proses pemulihan.

Selain menyiapkan lulusan agar terserap dunia kerja, Untag Surabaya juga mendorong mahasiswa menjadi pencipta lapangan pekerjaan. Harjo mengatakan kampus telah memiliki roadmap kewirausahaan yang dimulai dari pembelajaran di kelas hingga pendampingan dan inkubator bisnis.


Gempur Rokok Illegal--

Sumber: