Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

ITS Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di Forum Kampus Global Rusia

ITS Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di Forum Kampus Global Rusia

ITS menjadi satu-satunya kampus Indonesia yang mengikuti forum pendidikan global di Rusia.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menjadi satu-satunya perguruan tinggi asal Indonesia yang diundang dalam ajang International Partnership Week (IPW) 2026 di Saint Petersburg, Rusia.

Forum pendidikan global tersebut diselenggarakan oleh Higher School of Economics selama empat hari di Saint Petersburg.

Keikutsertaan ITS menjadi bagian dari langkah internasionalisasi kampus menuju Global Impact University sesuai Rencana Strategis 2026.

BACA JUGA:Aloft Surabaya Pakuwon City dan ITS Gelar Innovation Experience 2026


Mini Kidi Wipes.--

Direktur Kemitraan Global ITS, Dr Eng Ir Unggul Wasiwitono, S.T., M.Eng.Sc., IPM., AEng mengatakan, partisipasi ITS dalam forum internasional tersebut membuka peluang besar untuk memperluas kerja sama global.

Menurutnya, banyaknya perwakilan universitas dunia dalam satu forum menjadi kesempatan strategis membangun kemitraan baru, tidak hanya dengan HSE tetapi juga institusi lain dari berbagai negara.

"Banyaknya perwakilan kampus global yang hadir dalam satu forum ini memberikan peluang besar bagi ITS untuk menjalin kerja sama baru di luar institusi HSE itu sendiri," ujar Unggul.

Selain mengikuti pameran pendidikan internasional, sejumlah dosen ITS juga mendapat kesempatan menjadi dosen tamu di kampus ternama Rusia tersebut.

Momentum tersebut dimanfaatkan ITS untuk memperkenalkan kualitas pendidikan, riset, dan program mobilitas mahasiswa kepada komunitas akademik internasional.

Unggul menjelaskan, keterlibatan ITS dalam IPW telah dipersiapkan secara bertahap sejak 2024. Pada 2025, ITS juga dipercaya menjadi co-host lomba poster Art of Reframe melalui kolaborasi Departemen Desain Komunikasi Visual ITS dengan HSE.


Gempur Rokok Illegal--

Status ITS sebagai satu-satunya wakil Indonesia menarik perhatian mahasiswa HSE, terutama terkait budaya dan program pertukaran mahasiswa.

Berbagai dialog dan diskusi dilakukan untuk membuka peluang kolaborasi yang lebih konkret di masa mendatang.

"Setiap diskusi produktif diharapkan dapat diwujudkan menjadi bentuk kerja sama nyata yang bermanfaat bagi ITS dan mitra internasional ke depan," kata dosen Departemen Teknik Mesin ITS tersebut.

Langkah internasionalisasi ITS juga mendukung Sustainable Development Goals, khususnya poin pendidikan berkualitas dan kemitraan global. (ain)

 
 

Sumber: