iklan ucapan polri-2
pupuk
iklan ulta memorandum

Gagal Curi Motor di Pasuruan, Komplotan Maling Todongkan Senpi dan Lempar Petasan ke Warga

Gagal Curi Motor di Pasuruan, Komplotan Maling Todongkan Senpi dan Lempar Petasan ke Warga

Petugas gabungan mendatangi TKP--

PASURUAN, MEMORANDUM.CO.ID - Aksi komplotan maling saat ini semakin nekat. Bagaimana tidak, saat aksi pencurian motor gagal kepergok warga, mereka tidak segan mengeluarkan senjata. Bahkan, sempat melempar petasan ke arah warga.  

Komplotan maling itu terjadi di depan kantor notaris Jalan Sunan Ampel, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, pada Jumat 2 Oktober 2026, sekira pukul 17.45 WIB. 

Korban diketahui berinisial MA (28), warga Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Kendaraan yang menjadi sasaran pencurian adalah satu unit motor Honda Beat warna merah putih.

BACA JUGA:Puluhan Kali Beraksi, Maling Motor Asal Bangkalan Diringkus Polsek Rungkut

Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi membenarkan kejadian tersebut. 


Mini kidi--

Ia memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil yang berarti akibat insiden pelemparan petasan tersebut.

"Semacam senjata airsoft gun buat menakut-nakuti korban saja. Tapi alhamdulillah tidak ada korban. Itu bukan bondet, kalau bondet, habis mereka yang berkerumun," jelas Aipda Junaidi, Minggu 4 Oktober 2026.

BACA JUGA:Polres Gresik Bekuk 2 Maling Motor Spesialis Pertokoan di Kebomas, Beraksi 6 TKP

Berdasarkan keterangan saksi dan olah TKP, peristiwa bermula ketika sepeda motor korban diparkir di depan kantor notaris dalam keadaan terkunci setir dan menghadap ke utara.

Komplotan pelaku diperkirakan berjumlah empat orang laki-laki yang datang berboncengan menggunakan dua unit sepeda motor Honda Beat tanpa pelat nomor. 

Setibanya di lokasi, salah satu pelaku yang mengenakan pakaian merah turun dan mendekati motor korban, lalu beraksi membobol rumah kunci menggunakan kunci T.

BACA JUGA:Satreskrim Polres Gresik Tangkap 2 Maling Motor di Balongpanggang

Aksi tersebut rupanya dipergoki oleh dua orang saksi, yakni DS dan SO. Spontan, kedua saksi meneriaki pelaku dengan seruan "Maling".

Sumber: