Dua Nelayan Pasuruan Hilang di Perairan Sidoarjo Ditemukan Selamat
Tim SAR mengevakuasi dua nelayan Pasuruan yang ditemukan selamat di perairan Sidoarjo.--
PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Dua nelayan asal Kabupaten dan Kota Pasuruan yang dilaporkan belum kembali dari melaut di perairan Juanda, Sidoarjo, ditemukan selamat dan dievakuasi ke Dusun Kaligung, Selasa 1 September 2026.
Kedua korban masing-masing Lukman Hakim (24), warga Dusun Kaligung, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, serta Muhammad Yasir (26), warga Perumahan Nuansa Candi Permai V, Kelurahan Petahunan, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan.
Kasat Polairud Polres Pasuruan Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Edy Suseno menjelaskan, insiden bermula pada Senin 31 Agustus 2026 pukul 14.00 WIB ketika kedua korban bersama rombongan nelayan berangkat menggunakan perahu nelayan Suropati berwarna kuning menuju perairan Juanda untuk mencari ikan jenis suro.
“Korban bersama rombongan nelayan lainnya berangkat melaut menggunakan perahu nelayan Suropati berwarna kuning menuju perairan Juanda untuk mencari ikan jenis suro,” kata Edy Suseno.
BACA JUGA:Tim SAR Terus Cari 3 Nelayan Hilang Akibat Dihantam Gelombang di Perairan Paseban Jember

Mini kidi--
Setibanya di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB, para nelayan berpencar untuk mencari titik tangkap.
Dalam perjalanan pulang, seorang nelayan asal Desa Kalirejo melihat perahu korban sedang lego jangkar di perairan Cemandi, Sidoarjo, dengan dua orang di dalamnya.
Namun, kondisi cuaca buruk berupa ombak tinggi dan angin kencang membuat saksi tidak dapat mendekati perahu korban sehingga memilih melanjutkan perjalanan pulang.
Hingga pukul 21.00 WIB, kedua korban tidak kunjung tiba di rumah sehingga keluarga melapor kepada Kepala Desa Kalirejo yang kemudian meneruskannya kepada Satpolairud Polres Pasuruan Kota.
BACA JUGA: Karhutla Kembali Melanda TNBTS Tosari Pasuruan, Api Merembet ke Bukit Kingkong

Gempur Rokok Illegal--
Berdasarkan data cuaca saat kejadian, wilayah perairan tersebut dilanda ombak setinggi 1,25 meter, kecepatan angin 16 knot, serta potensi awan konvektif Cumulonimbus (CB).
Tim SAR gabungan yang terdiri atas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, BPBD Kota Pasuruan, SAR Surabaya, Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Pasuruan, Polairud Kota Pasuruan, serta perangkat Desa Kalirejo bergerak melakukan operasi pencarian sejak pagi hari.
Pada pukul 09.08 WIB, petugas mendapat informasi dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kalirejo bahwa kedua korban telah ditemukan dalam keadaan selamat.
“Seluruh korban berhasil dievakuasi dan disandarkan di Dusun Kaligung, Desa Kalirejo,” pungkas Edy Suseno. (kd/mh)
Sumber:







