Pemkot Pasuruan Gandeng CSR Minimarket, 250 Balita Terima Bansos dan Layanan Kesehatan
Wali Kota Pasuruan bersama kader kesehatan saat senam dan penyaluran bantuan balita.--
PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemerintah Kota Pasuruan menyalurkan bantuan sosial dan layanan kesehatan kepada 250 balita melalui kolaborasi CSR minimarket guna menekan angka stunting, Kamis 16 April 2026.
Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, bersama Ketua TP PKK menghadiri kegiatan senam bersama kader kesehatan di Kantor Kecamatan Panggungrejo.

Mini Kidi Wipes.--
Kegiatan diawali dengan senam bersama, dilanjutkan penyerahan bantuan sembako untuk 250 balita, pemberian alat kesehatan kepada pembina posyandu, serta pengecekan tumbuh kembang anak.
Dalam sambutannya, Adi Wibowo menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta dalam menangani persoalan stunting.
BACA JUGA:Pemkot Pasuruan Pilih Kerja Bakti ASN daripada WFH untuk Wujudkan Program ASRI
Ia menyebut kerja sama dengan minimarket Indomaret merupakan langkah nyata untuk mendukung program kesehatan masyarakat.
“Kegiatan ini wujud kolaborasi. Posyandu sekarang bukan hanya untuk balita, tapi juga melayani remaja hingga lansia. Jadi benar-benar menjadi pusat layanan terpadu yang harus dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan program ini didukung oleh CSR Indomaret sebagai bentuk kontribusi dalam menyukseskan program pemerintah, khususnya penanganan stunting.
BACA JUGA:ASN Pemkot Pasuruan Tak Ada WFH, Jumat Tetap Masuk Tanpa Mobil
Menurutnya, peran orang tua sangat penting dalam menjaga kesehatan anak.
Ia menambahkan asupan gizi ibu sangat berpengaruh terhadap kualitas ASI serta pola asuh yang tepat sangat menentukan tumbuh kembang anak.
“Investasi terbaik adalah anak-anak kita. Maka perhatian terhadap kesehatan dan tumbuh kembang mereka harus menjadi prioritas,” katanya.

Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--
Di akhir sambutannya, ia menekankan bahwa penanganan stunting menjadi prioritas utama dengan target penurunan hingga 5 persen.
Saat ini, angka stunting di Kota Pasuruan masih berada di angka 21 persen.
“Kita berharap dengan kerja sama ini, angka stunting bisa terus ditekan dan anak-anak di Kota Pasuruan tumbuh sehat dan berkualitas,” pungkasnya. (kd/mh)
Sumber:







