new idulfitri

Dikepung Warga, Maling Sapi di Nguling Pasuruan Gagal Beraksi

Dikepung Warga, Maling Sapi di Nguling Pasuruan Gagal Beraksi

Sapi curian yang ditinggalkan pelaku di area waduk Sumberanyar sudah kembali ke pemiliknya.--

PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Aksi pencurian sapi milik Soleh (47), warga Dusun Doroan 2, Desa Sudimulyo, Kecamatan Nguling, berhasil digagalkan setelah warga melakukan pengepungan massal terhadap pelaku pada Sabtu 4 April 2026 dini hari.

Peristiwa bermula sekira pukul 01.00 WIB saat korban hendak memberi makan lima ekor sapi di kandang depan rumahnya.


Mini Kidi Wipes.--

Namun, korban terkejut karena mendapati satu ekor sapi miliknya hilang.

Korban kemudian memeriksa sekitar lokasi dan menemukan jejak kaki sapi yang mengarah ke barat.

Kecurigaan semakin kuat setelah melihat tali pengikat sapi dalam kondisi terlepas.

BACA JUGA:Motor Perangkat Desa Tambakrejo Pasuruan Digondol Maling Terekam CCTV

"Tidak mungkin sapi bisa melepas tali sendiri. Saya yakin ini ulah orang," ujar Soleh, Senin 6 April 2026.

Seketika itu, korban berteriak maling hingga mengundang perhatian warga sekitar.

Mendengar teriakan tersebut, warga langsung bergerak melakukan pengejaran dan penyisiran di sejumlah jalur yang biasa dilalui, termasuk sepanjang Jalan Raya Pantura, Desa Sumberanyar.

BACA JUGA:Maling Terekam CCTV Gondol Kotak Amal Masjid di Sedarum Nguling Pasuruan

Kepala Dusun Doroan 2, Tirnam, mengatakan warga bergerak cepat tanpa komando untuk mengepung pelaku.

"Begitu ada teriakan maling, warga langsung menyebar mengepung dari berbagai arah," jelasnya.

Setelah melakukan pencarian selama tiga jam, sekitar pukul 04.00 WIB, sapi ditemukan dalam kondisi terikat di area bekas waduk Desa Sumberanyar.

Diduga pelaku melarikan diri karena merasa terkepung dan meninggalkan hasil curiannya.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

Sapi tersebut kemudian dibawa pulang oleh warga ke rumah korban dengan cara diarak sebagai bentuk syukur.

Sekretaris Desa Sudimulyo, Mustakim, mengatakan perangkat desa turut membantu proses pencarian setelah menerima laporan dari warga.

"Kami akan meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang kembali," tegas Mustakim.

BACA JUGA:Dua Maling Motor di Area Sekolah Granti Pasuruan Tertangkap

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi, menyatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi dari warga maupun korban terkait kejadian tersebut.

"Laporan dari warga maupun korban masih nihil," ungkapnya. (kd/mh)

Sumber: