Tiga Bonek Tunanetra Datang Mendukung Persebaya di GBT
Dewa Penyandang tunanetra memberikan dukungan kepada Persebaya.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) tidak hanya menjadi panggung adu taktik antara Persebaya Surabaya dan PSBS Biak melainkan terdapat kisah inspiratif dengan kehadiran Dewa serta kakak beradik, Brian dan Ade.
Ketiga Bonek penyandang tunanetra asal Surabaya ini membuktikan bahwa cinta kepada klub kebanggaan, Bajol Ijo, tidak mengenal sekat fisik.
BACA JUGA:Persebaya Gilas PSBS Biak 4-0, Bernardo Tavares Ungkap Peran Vital Pemain Pengganti di Babak Kedua

Mini Kidi Wipes.--
Bagi mereka, sepak bola bukan sekadar tontonan visual, melainkan simfoni suara dan getaran energi yang meresap ke dalam hati.
Meski tidak bisa melihat aksi pemain Persebaya secara langsung, Dewa dan kawan-kawan memiliki cara unik untuk menonton.
BACA JUGA:Persebaya Surabaya Tunjukkan Sportivitas Ajak PSBS Biak Rayakan Kebersamaan Usai Laga
Dewa mengungkapkan mereka mengandalkan narasi dan atmosfer sekitar untuk membangun visualisasi di dalam pikiran.
"Kami menikmati pertandingan lewat suara komentator. Dari situ, kami bisa memahami alur permainan dan membayangkan setiap momen yang terjadi di lapangan," ungkap Dewa.
Pria yang juga mengabdi sebagai guru di gerakan tunanetra mengaji ini menjelaskan bahwa menghafal profil pemain adalah kunci.
BACA JUGA:Starting Lineup Persebaya VS PSBS Biak, Misi Besar Bernardo Tavares Lanjutkan Tren Kemenangan
Dengan mengenal nama dan posisi pemain, mereka mampu mengonstruksi jalannya laga dalam imajinasi yang hidup.

Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--
Kehadiran perdana mereka di stadion pun berbuah manis. Persebaya tampil perkasa dengan melibas PSBS Biak 4-0. Namun, bagi Dewa, kemenangan telak tersebut hanyalah pelengkap dari pengalaman spiritual yang ia rasakan di tribun.
Sumber:








