new idulfitri

Evaluasi Total, Bernardo Tavares Fokus Perbaiki Transisi Permainan Persebaya

Evaluasi Total, Bernardo Tavares Fokus Perbaiki Transisi Permainan Persebaya

Bruno Paraiba terus meningkatkan kemampuannya dalam latihan di Lapangan C GBT.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.IDPersebaya Surabaya terus mematangkan persiapan menjelang laga krusial melawan Persita Tangerang dalam lanjutan pertandingan pekan ke-26, Sabtu 4 April 2026 mendatang. 

Fokus utama Bernardo Tavares salam latihan kali ini membenahi kelemahan tim dalam melakukan transisi yang kerap membuat gawang Persebaya kebobolan.

BACA JUGA:Jadwal Pertandingan Bulan April Padat, Persebaya Tingkatkan Fisik Pemain


Mini Kidi Wipes.--

Dalam sesi latihan sore di Lapangan C Gelora Bung Tomo (GBT), beberapa pemain Persebaya masih mengalami  badai cedera, namun ada angin segar dengan kehadiran Bruno Paraiba yang bergabung dalam latihan tim.

Kehadiran Bruno Paraiba dalam latihan menjadi sinyal positif bahwa kondisi fisiknya telah pulih dan siap diturunkan untuk menggempur pertahanan Pendekar Cisadane.

BACA JUGA:Bongkar Akar Masalah Persebaya, Tavares: Lemahnya Kompetisi Internal Bikin Performa Pemain Jalan di Tempat

Bernardo Tavares menegaskan bahwa jeda waktu yang ada dimanfaatkan untuk mengevaluasi total performa tim, terutama setelah hasil minor di laga sebelumnya. 

"Ada banyak hal yang perlu kita kerjakan, kami menjadwalkan dua sesi latihan hari ini, dua hari sebelumnya, kami sudah menggenjot fisik mereka, jadi hari ini kami ingin melakukan beberapa latihan untuk melihat kondisi mereka saat ini," ujar Tavares.

Salah satu program latihan yang diberikan adalah dengan mengasah kemampuan individu pemain dalam situasi satu lawan satu. 

BACA JUGA:Dihantam Badai Cedera, Bernardo Tavares Desak Perombakan Departemen Medis dan Fasilitas Persebaya

"Saya menerapkan sesi satu lawan satu untuk ofensif dan defensif, terutama melatih kaki yang kurang dominan agar lebih seimbang," tambahnya.

Tavares menyoroti lini belakang persebaya. Ia menganggap pemain sering kehilangan posisi saat kehilangan bola, yang berujung pada gol lawan lewat skema serangan balik cepat.

"Kami melatih lini pertahanan dan juga skema penyerangan. Hal-hal penting saat kita menguasai bola dan menyerang, keseimbangan pertahanan kami juga harus lebih baik, karena kita terus-menerus kemasukan gol dari proses transisi bertahan," tegasnya.

Sumber:

Berita Terkait