new idulfitri

Pemkot Madiun Evaluasi Program MBG Usai Dugaan Keracunan di SPPG Demangan 4

Pemkot Madiun Evaluasi Program MBG Usai Dugaan Keracunan di SPPG Demangan 4

Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun.--


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

Dalam hal pengawasan, Pemkot Madiun mengklaim telah berperan aktif melalui berbagai dinas terkait, termasuk memastikan pemenuhan standar seperti Sertifikat Kelaikan Higiene Sanitasi (SKHS) serta koordinasi data penerima manfaat program.

Ke depan, Pemkot juga berencana melakukan peninjauan langsung ke dapur-dapur penyedia MBG lainnya sebagai langkah preventif.

“Kami akan meninjau langsung dapur penyedia lainnya untuk memastikan kualitas dan kelayakan makanan,” ungkapnya.

BACA JUGA:Hattrick Dugaan Keracunan MBG Tulungagung Jadi Sorotan Pemprov

Bagus turut mengingatkan seluruh pengelola SPPG di Kota Madiun agar lebih berhati-hati dalam proses distribusi makanan.

“Mohon sebelum makanan dikirim ke sekolah, dicek terlebih dahulu kualitas dan kelayakannya,” pesannya.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Madiun juga telah menjadwalkan pertemuan dan sosialisasi bersama seluruh pengelola SPPG guna memperkuat evaluasi dan koordinasi.

BACA JUGA:Sejumlah Siswa SMK Sore Diduga Keracunan MBG, Ini Temuan BGN di Dapur SPPG Moyoketen 1

“Kami akan menggelar sosialisasi dengan seluruh SPPG agar bisa berdiskusi langsung dan mencari solusi bersama,” pungkasnya.

Sebelumnya, 18 siswa SDN 1 Demangan, Kota Madiun diduga mengalami keracunan massal usai menyantap menu program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Kamis 16 April 2026. Para siswa mengeluhkan pusing hingga mual-mual tak lama setelah mengonsumsi makanan yang disuplai oleh SPPG Demangan 4 tersebut.(st/adi)

Sumber:

Berita Terkait