new idulfitri

Gowes Sambil Sidak, Plt Wali Kota Madiun Sorot Kebersihan Fasilitas Umum dan Penataan PKL

Gowes Sambil Sidak, Plt Wali Kota Madiun Sorot Kebersihan Fasilitas Umum dan Penataan PKL

Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengecek sejumlah fasilitas umum saat gowes bersama perangkat daerah.--

MADIUN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun meninjau kebersihan sejumlah fasilitas umum dan menyoroti penataan pedagang kaki lima saat gowes bersama jajaran perangkat daerah, Rabu 8 April 2026.

Kegiatan pengecekan tersebut menyasar beberapa titik kawasan di antaranya Taman Hijau Demangan dan Kampung Jepang di Kelurahan Banjarejo.

Bagus mengatakan bahwa pengecekan dilakukan guna memastikan kebersihan fasilitas umum setelah wilayah setempat diguyur hujan deras.

BACA JUGA:Pemkot Madiun Hadapi Gelombang Pensiun, ASN Lemah Turun Eselon

BACA JUGA:KPK Geledah Rumah Direktur PDAM Kota Madiun, Sejumlah Lokasi Ikut Disasar

Menurutnya, kebersihan harus tetap terjaga karena ruang terbuka hijau menjadi pusat kegiatan masyarakat setempat.

Sama seperti Taman Hijau Demangan, Bagus menyebut kebersihan kawasan Kampung Jepang juga menjadi perhatian serius pemerintah.


Mini Kidi Wipes.--

Apalagi kawasan tersebut merupakan salah satu objek wisata edukasi unggulan yang ada di wilayah tersebut.

Tidak hanya soal kebersihan, ia menambahkan bahwa rencana penataan pedagang kaki lima bakal dilakukan di kawasan tersebut.

"Ada beberapa yang harus diperbaiki, PKL akan dipindahkan ke lokasi yang lebih tertata," terangnya.

Bagus menjelaskan bahwa serangkaian peninjauan fasilitas umum beberapa waktu terakhir merupakan respons pemerintah kota atas keluhan masyarakat.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

Pihaknya ingin seluruh laporan masyarakat dapat segera diselesaikan dengan cepat melalui langkah turun langsung ke lokasi.

"Kami merespons apa yang disampaikan masyarakat, khususnya dalam menjaga kota," ungkap Bagus.

Ia menambahkan bahwa selain menjaga kebersihan, pemantauan tersebut dilakukan untuk melihat potensi pariwisata agar bisa dikembangkan lagi. (st/adi)

Sumber: