selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Puasa Lebih Tenang, Pastikan Skrining Riwayat Kesehatan dan Status JKN Aktif

Puasa Lebih Tenang, Pastikan Skrining Riwayat Kesehatan dan Status JKN Aktif

Puasa Lebih Tenang, Pastikan Skrining Riwayat Kesehatan dan Status JKN Aktif--

MADIUN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Menyambut bulan suci Ramadan, masyarakat mulai disibukkan dengan berbagai persiapan, mulai dari kebutuhan ibadah hingga kebutuhan rumah tangga. Namun di tengah persiapan tersebut, aspek kesehatan dan kepastian perlindungan jaminan kesehatan juga menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan.

BACA JUGA:Warga Gresik Demo, DPRD Gelar Audiensi Soal Penonaktifan BPJS PBI


Mini Kidi Wipes.--

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Madiun, Wahyu Dyah Puspitasari mengingatkan bahwa kesiapan menyambut Ramadan bukan hanya soal fisik dan spiritual, tetapi juga kesiapan kondisi kesehatan. Menurutnya, langkah sederhana seperti melakukan pengecekan kesehatan sejak dini dapat membantu masyarakat menjalankan ibadah puasa secara optimal.

“Memasuki Ramadhan, BPJS Kesehatan mengajak peserta JKN untuk melakukan skrining riwayat kesehatan secara mandiri melalui Aplikasi Mobile JKN maupun layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165. Dengan skrining riwayat kesehatan ini, peserta dapat mengetahui potensi risiko penyakit kronis lebih awal, sehingga bisa melakukan langkah pencegahan atau konsultasi medis,” jelas Ita, Kamis, 19 Februari 2026.

BACA JUGA:DBHCHT Turun, Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Sektor Informal di Tulungagung Ikut Menyusut


Gempur Rokok Illegal--

Ita menegaskan, deteksi dini menjadi kunci menjaga kondisi tubuh tetap prima selama berpuasa, khususnya bagi peserta yang memiliki riwayat penyakit tertentu. Bagi peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) maupun Program Rujuk Balik (PRB), ia mengimbau agar berkonsultasi dengan dokter sebelum menjalankan ibadah puasa.

“Dengan melakukan konsultasi terlebih dahulu, maka peserta PROLANIS dan PRB dapat memastikan terapi dan pengobatan yang sedang dilakukan tetap berjalan optimal. Dengan begitu, ibadah puasa dapat dilakukan dengan nyaman dan kondisi kesehatan juga tetap terkontrol,” tambahnya.

BACA JUGA:Fraksi PDI-P DPRD Jatim Buka Posko Pengaduan Dampak Penonaktifan BPJS PBI JK

Selain memastikan kondisi kesehatan, Ita juga menekankan pentingnya menjaga status kepesertaan JKN agar tetap aktif. Pengecekan dapat dilakukan melalui Aplikasi Mobile JKN, layanan WhatsApp PANDAWA, maupun BPJS Kesehatan Care Center 165. Seluruh kanal tersebut dapat diakses dengan mudah tanpa harus datang langsung ke kantor.

“Ramadhan adalah momentum memperbaiki diri, termasuk dalam hal menjaga kesehatan. Pastikan kondisi kesehatan terpantau dan status kepesertaan JKN juga aktif, agar ibadah berjalan lancar tanpa rasa khawatir jika sewaktu-waktu membutuhkan layanan di fasilitas kesehatan,” kata Ita.

BACA JUGA:BPJS Kesehatan Malang Beri Solusi Saat Penerima PBI Nonaktif

Sementara itu, Dwi Lestari, peserta JKN asal Kabupaten Madiun, mengaku lebih tenang menjalani puasa setelah melakukan skrining riwayat kesehatan. Menurutnya, persiapan Ramadan bukan hanya soal menu sahur dan berbuka, tetapi juga memastikan tubuh dalam kondisi siap.

Sumber: