PKBM Sakinah Lumajang Dorong Warga Raih Ijazah Kesetaraan
Rahayu Agus Triyono Staf Ahli Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang Penyerahan Ijasah PKMB Sakinah--
LUMAJANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kesempatan memperoleh pendidikan tidak berhenti ketika seseorang putus sekolah. Melalui pendidikan kesetaraan, masyarakat tetap memiliki peluang untuk menyelesaikan jenjang pendidikan dan memperoleh ijazah yang diakui negara sebagai bekal meningkatkan kualitas hidup maupun membuka kesempatan kerja.

Mini Kidi Wipes.--
Pesan tersebut mengemuka dalam penyerahan ijazah warga belajar PKBM Sakinah PKK Lumajang di Gedung Panti PKK Kabupaten Lumajang, Selasa (7/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara tanpa dibatasi usia maupun latar belakang.
BACA JUGA:Uang Hasil Markus Dana PKBM Rp 606 Juta Dikembalikan ke Kejaksaan Pasuruan
Staf Ahli Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang, Rahayu Agus Triyono, mengapresiasi semangat para warga belajar yang berhasil menyelesaikan pendidikan kesetaraan. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan tidak menjadi penghalang untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas diri.
"Ijazah yang diterima adalah bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk memperoleh pendidikan yang setara. Pendidikan adalah hak setiap manusia tanpa mengenal latar belakang maupun usia," ujarnya.

Gempur Rokok Illegal--
Ia berharap ilmu yang diperoleh para lulusan menjadi bekal untuk membangun kemandirian, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
BACA JUGA:Terima Aliran Dana PKBM Rp 606 Juta, Pria Asal Bangil Ditahan Kejari Pasuruan
Rahayu juga mengajak seluruh jajaran Tim Penggerak PKK di tingkat kecamatan untuk terus berperan aktif menelusuri keberadaan Anak Tidak Sekolah (ATS) di wilayah masing-masing. Menurutnya, langkah tersebut penting agar semakin banyak warga yang kembali memperoleh akses pendidikan melalui jalur pendidikan kesetaraan.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, Yusuf Ageng Pangestu, menegaskan bahwa ijazah bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk terus mengembangkan kemampuan dan memperluas peluang di masa depan.
"Ijazah ini bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk terus mengembangkan kemampuan, meningkatkan kualitas diri, dan membuka peluang yang lebih luas di masa depan," katanya.
BACA JUGA:Kasus Korupsi PKBM, Dua Mantan ASN Pendidikan Divonis 6,5 Tahun Penjara
Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan, PKBM Sakinah PKK Lumajang telah membuka pendaftaran peserta didik baru bagi masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan dasar maupun menengah. Program ini memberikan kesempatan kepada warga untuk menempuh pendidikan kesetaraan sesuai jenjang yang dibutuhkan.
Sumber:






