Puluhan Jurnalis Kediri Riding Wisata, Bantu Pemkot Dongkrak Kunjungan Wisatawan
Kegiatan keliling kota bertajuk 'Riding Wisata Ceria'--
KEDIRI, MEMORANDUM.CO.ID - Komunitas roda dua di Kota Kediri yang berisi para jurnalis dan menamakan dirinya Garang (Gabungan Sembarang), menggelar kegiatan keliling kota bertajuk 'Riding Wisata Ceria', Sabtu, 31 Desember 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu Pemerintah Kota Kediri dalam mengangkat potensi wisata.
Acara diawali dengan titik kumpul di Jalan Stasiun (parkir eks Paxific) dan menyusuri rute yang melewati Sumur Bor, RS Baptis, Perempatan Ngronggo, Perempatan Kakso, Sumber Jiput, Alun-Alun, Klenteng Jembatan Brawijaya, Taman Sekartaji, hingga berakhir di Goa Selomangkleng.
BACA JUGA:Persik Kediri Bidik Kemenangan, Siap Hentikan Rekor Tak Terkalahkan Persita

Mini kidi--
Rangkaian acara tersebut juga diisi dengan diskusi interaktif antara puluhan wartawan dan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora) Kota Kediri, Un Achmad Nurdin, yang didampingi oleh Sekretaris Dinas Miko Mardianto, serta Kepala Bidang Pariwisata Fransiskus Yeriastika Soemartono.
Dalam diskusi yang digelar di kawasan Goa Selomangkleng tersebut, berbagai saran dan masukan dari awak media disampaikan langsung kepada Kepala Disbudparpora Kota Kediri. Mulai dari kondisi beberapa tempat wisata yang dinilai perlu perbaikan, perlunya penataan kembali Taman Brantas, hingga usulan agar adanya pemandu wisata di Goa Selomangkleng.
Tak hanya itu, para jurnalis juga mendorong digitalisasi pariwisata melalui pembaruan informasi di Google Maps dan pengaktifan media sosial, yang juga dianggap harus menjadi perhatian penting Pemerintah Kota Kediri.
BACA JUGA:World Cleanup Day 2026, Wabup Kediri Ajak Warga Kurangi Plastik Sekali Pakai
Awak media juga mendorong adanya sinergi yang berkelanjutan dengan para jurnalis, influencer, biro perjalanan, dan perhimpunan hotel agar terus diperkuat demi mendongkrak tingkat okupansi hotel melalui penyelenggaraan event besar.
Dalam pemaparannya, Un Achmad Nurdin mengungkapkan bahwa Kota Kediri memiliki tantangan tersendiri dalam sektor pariwisata, karena tidak memiliki keunggulan geografis seperti pantai, gunung, atau air terjun layaknya daerah lain.
"Pemerintah (Kota Kediri), berupaya menonjolkan keunggulan lain seperti sejarah, seni budaya, heritage, ragam kuliner, hingga wisata perkotaan. Berbagai langkah pembenahan tengah disiapkan, termasuk revitalisasi Museum dan kawasan Goa Selomangkleng yang mencakup perbaikan atap, interior, storyline, tata letak, ventilasi, hingga sistem pencahayaan," kata Un sapaan akrabnya.
BACA JUGA:Beranda Imigrasi Resmi di Tiga MPP, Kediri dan Jombang Minta Tambahan Kuota
Ketua Garang, Budi Arya, menjelaskan bahwa Garang merupakan wadah sinergitas antar-jurnalis yang berkomitmen membangun kerja sama positif dengan berbagai instansi dan pihak terkait.
Sumber:










